Example 300250
DaerahMamuju

Tinggalkan Cara Manual, Sekprov Junda Launching Aplikasi SI-EVAL KINANTI di Portal MI-AWASI!

×

Tinggalkan Cara Manual, Sekprov Junda Launching Aplikasi SI-EVAL KINANTI di Portal MI-AWASI!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menancapkan tonggak baru dalam transformasi digital tata kelola pemerintahan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, resmi meluncurkan aplikasi SI-EVAL KINANTI (Sistem Informasi Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Terintegrasi) melalui portal pengawasan MI-AWASI milik Inspektorat Sulbar di Ruang Theater Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (20/10/2026).

​Terobosan ini digagas untuk mengakhiri pola rekapitulasi data evaluasi manual yang selama ini rentan terlambat, kurang efisien, serta rentan terhadap subjektivitas. Melalui SI-EVAL KINANTI, seluruh proses evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dan SAKIP lintas OPD kini dilakukan secara digital, terukur, dan real-time.

​Dalam sambutannya, Sekprov Junda Maulana menegaskan bahwa era penyelenggaraan birokrasi modern mengharuskan seluruh lini kerja bertransisi ke sistem digital demi menegakkan prinsip efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas yang selaras dengan pilar Panca Daya Pemprov Sulbar.

​”Di era global saat ini, pekerjaan kita tidak boleh lagi bertumpu pada cara-cara manual. Kalau masih manual, potensi subjektivitas sangat tinggi. Tetapi kalau dengan sistem digital, sistem tidak mengenal asas ‘teman atau pertemanan’, melainkan bekerja objektif sesuai aturan dan regulasi yang berlaku,” tegas Junda.

​Guna memastikan aplikasi ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka atau gugur kewajiban pelatihan kepemimpinan, Sekprov menyampaikan 5 instruksi strategis kepada seluruh jajaran Pemprov Sulbar:

​Komitmen SAKIP Berbasis Hasil: Seluruh OPD wajib memperkuat komitmen penerapan SAKIP yang berorientasi pada kemanfaatan nyata (outcome), bukan sebatas pemenuhan dokumen administratif.

Dukungan Data Presisi: OPD diwajibkan menyuplai dokumen pendukung evaluasi ke SI-EVAL KINANTI secara akurat, transparan, dan tepat waktu.

​Pengawasan Konstruktif Inspektorat: Inspektorat dituntut tak hanya menilai, tetapi memberi rekomendasi perbaikan yang solutif untuk mendorong peningkatan mutu kinerja OPD.

Keberlanjutan Budaya Digital: Pemanfaatan SI-EVAL KINANTI harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan sebagai budaya kerja modern.

Sinergi Berbasis Data: Membangun kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ekosistem birokrasi yang berbasis data valid dan berorientasi hasil.

​Dengan hadirnya SI-EVAL KINANTI di dalam portal MI-AWASI, Inspektorat Pemprov Sulbar optimistis kualitas pengawasan internal dan nilai akuntabilitas kinerja birokrasi Sulawesi Barat akan melonjak tajam, transparan, serta makin terpercaya di mata publik.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *