Senin , Juni 21 2021
Home / Advetorial / Sutinah Optimis Mamuju Bisa Bangkit Pasca Gempa Serta Menghadapi Pandemi Covid-19

Sutinah Optimis Mamuju Bisa Bangkit Pasca Gempa Serta Menghadapi Pandemi Covid-19

Mamuju, 8enam.com.-Bupati Mamuju terpilih, Hj. St Sutinah Suhardi optimis Mamuju bisa bangkit pasca gempa serta menghadapi pandemi covid-19. Hal itu disampaikan saat ramah tamah pasca resmi dilantik menjadi Bupati oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Jum’at (26/2/2021).

Usai acara penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sulbar, Sutina dan Ado menuju Rujab Bupati Sapota untuk mengikuti acara ramah tamah.

Acara ramah tamah ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke area Sapota, setiap tamu diwajibkan mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, dan mengenakan masker. Selain itu, pihak panitia juga menempatkan hand sanitizer di beberapa titik.

Disambut tarian adat Mamuju, pukul 16.56 WITA, Bupati dan Wakil Bupati Mamuju menginjakkan kaki di Sapota. Turut meramaikan acara ini, anggota DPR RI Komisi IV Dr. H. Suhardi Duka yang juga merupakan mantan Bupati Mamuju dan ayah dari Sutinah, Kapolresta Mamuju, kemudian pasangan pemenang Pilkada Kabupaten Majene, Andi Syukri Tammalele-Arismunandar (AST-Aris).

Dalam acara ramah tamah ini Sutinah membuka sambutannya dengan bercerita tentang sebuah kisah unik, kilas balik ke tahun 2015, ia pernah meminta PIN Korpri sang ayah yang saat itu baru saja selesai menjabat Bupati Mamuju. 6 tahun berlalu, dirinya kemudian berada di kedudukan yang sama, sebagai Bupati Mamuju. Cerita tersebut disambut tepuk tangan meriah oleh segenap tamu undangan.

Lebih lanjut, Sutinah menyatakan optimis Mamuju bisa bangkit pasca gempa serta menghadapi pandemi, dengan catatan Forkopimda, jajaran pemerintah, dan masyarakat dapat menyatukan hati dalam membangun daerah. Ia juga mengajak untuk tancap gas, sebab tidak ada seribu langkah tanpa satu langkah pertama.

Usai ramah tamah, Sitti Sutinah dan Ado Mas’ud menggelar konferensi pers. Dalam dialog dengan wartawan, Sitti Sutinah dan Ado Mas’ud membahas beragam hal, antara lain tentang komitmen penanganan dan mitigasi bencana, penyaluran santunan Kemensos, juga kemungkinan evaluasi pembangunan Manakarra Tower.

“Kita akan kaji azas manfaatnya dulu, kita prioritaskan mana kebutuhan masyarakat yang lebih penting dan mendesak,” pungkas Sutinah. (Diskominfosandi – RF)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *