Senin , Oktober 19 2020
Home / Advetorial / Serap Asmara, Usman Suhuriah Gelar Reses Di Polman

Serap Asmara, Usman Suhuriah Gelar Reses Di Polman

Mamuju,8enam.com.-Serap aspirasi Masayarakat (Asmara), Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Usman Suhuriah melaksanakan reses di daerah pemilihan untuk masa sidang kedua tahun 2020.

Reses yang dilaksanakan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ini berlangsung selama lima hari, yakni dimulai pada tanggal 8 Mei sampai 12 Mei 2020.

Reses kali ini berbeda dari reses sebelumnya. Karena kali ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Meski demikian, substansinya tetap sama yakni menyerap aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan dalam proses pengambilan keputusan di daerah.

Menurut Usman, metode penyerapan aspirasi pada reses ini adalah menyebarkan kusioner kepada warga. Kuisioner ini terdiri dari 450 lembar yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya merupakan penggambaran aspirasi warga.

“Isian dari kuisioner ini akan diramu nantinya. Pendekatan ini dipilih mengingat situasi untuk mengumpulkan warga saat ini sedang dilarang. Kita semua sedang ikut perintah untuk jaga jarak ikut perintah protokol kesehatan,” ungkap Usman, Rabu (13/5/2020).

Wakil Ketua Partai Golkar Sulbar ini menambahkan, selain menyerap aspirasi, pihaknya juga membagi-bagikan sembako pada reses kali ini. Secara khusus sembako itu diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19.

“Karena saat ini banyak sekali warga sedang mengalami dampak dari pandemi, karena itu melalui reses kita juga bagikan sembako. Juga sedikit uang tunai untuk menambahkan kebutuhan lauk pauk warga,” ujar Usman.

Menurutnya, jumlah sembako yang diserahkan tersebut kemungkinan tidak cukup cukup, tetapi semangatnya adalah bagaimana hal ini dilakukan untuk ikut meringankan beban ekonomi warga yang terdampak Corona dan tengah menjalani ibadah Ramadan.

Reses ini menyasari 450 warga terbagi di tiga kecamatan, yakni Luyo, Tinambung, dan Campalagian.

Sembako yang dibagikan sebanyak 450 paket dan ditambahkan 200 paket lagi yang dibagikan ke beberapa desa dengan cara mendatangi langsung rumah warga yang betul-betul memerlukan bantuan.

Selain didistribusi ke titik tertentu, juga ada beberapa warga yang datang sendiri untuk menerima paket sembako dan uang tunai serta sejumlah masker sebagai alat pelindung diri.

Selain itu, tambah Usman, ia juga menyampaikan kepada warga untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Warga diajak melakukan pola hidup sehat, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak jika terpaksa harus berinteraksi dengan warga lain di luar dari keluarga inti, dan menggunakan masker bila harus keluar rumah.

“Kami berharap pelaksanaan reses yang berbeda dari sebelumnya ini semoga tujuannya tercapai. Dan tentu kita sama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir agar kita bisa kembali lagi beraktivitas seperti semula,” kata Usman. (Lis/Lal)

Advertorial

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *