Kamis , Juli 29 2021
Home / Daerah / Ribuan Peserta Ikut Tari Gemu Famire Di Anjungan Pantai Manakarra

Ribuan Peserta Ikut Tari Gemu Famire Di Anjungan Pantai Manakarra

Mamuju, 8enam.com.-Ribuan peserta gabungan dari TNI, Polri, Pemda Mamuju, Pemprov Sulbar, FKPPI, Persit, Jalasenatri dan Bhayangkata berkumpul jadi satu di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju untuk mengikuti Tari Gemu Famire yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut HUT TNI yang ke -73, Selasa (4/9/2018).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar, Hj. Enny Angraeni Anwar, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Kakorda Kemenhan Sulbar, Kolonel Sus Rudyanto, Kasrem 142/Tatag, Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arfan, Dandim 1418 Mamuju Letkol Inf. Jamet Nijo,S.Sos dan beberapa undangan lainnya.

Dalam sambutan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi yang dibacakan oleh Damrem 142 Tatag, Kolonel inf Taufiq Shobri mengatakan, lagu Gemu Famire diciptakan oleh Nyong Franco berasal dari Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur yang sering didendangkan di berbagai acara, mulai dari pelosok desa hingga kota di Indonesia.

“Lagu dan tari Gemu Famire merupakan representasi dari kesederhanaan dan kebersamaan bangsa Indonesia karena dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Di sisi lain, dapat dijadikan wadah untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Danrem juga menuturkan, atas dasar tersebut Mabes TNI memilih tari Gemu Famire dipilih untuk ditampilkan di HUT TNI ke-73 tahun 2018, yang dilaksanakan secara serentak pada hari ini tanggal 4 September 2018 di seluruh Indonesia, serta diharapkan dapat memecahkan rekor MURI.

“Dengan menampilkan tari Gemu Famire pada hari ini, diharapkan dapat meminimalisir pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan tabiat dan norma bangsa Indonesia,” harapnya.

Diakhir sambutannya, Danrem mengharapkan kegiatan tari Gemu Famire dapat memecahkan rekor MURI sehingga bisa mengangkat seni dan budaya anak bangsa.

“Besar harapan kita semua dengan adanya pemecahan rekor Muri Tari Gemu Famire, dapat mengangkat seni asli anak negeri hingga ke mancanegara dan mengingatkan kita bahwa harus bangga akan karya dari negeri sendiri yang tidak kalah dengan budaya asing,” pungkasnya. (Ra/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *