Senin , Juni 21 2021
Home / Uncategorized / Ribuan Penonton Terhipnotis Cinta Satu Malam

Ribuan Penonton Terhipnotis Cinta Satu Malam

Tobadak, 8enam.com.-Ribuan penonton yang memadati kawasan terminal Benteng Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dimalam ramah tamah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mateng, terhipnotis dengan “cinta satu malam” Rabu malam (14/12/2016).

Sejak pukul 19.00 wita, masyarakat yang ingin menyaksikan penampilan artis ibu kota, Melida dengan tembang hitsnya “Cinta Satu Malam” sudah mulai memadatti kawasan terminal Benteng, dimana tempat ramah tamah dalam rangka perayaan HUT kabupaten dilaksanakan.

Perayaan HUT Kabupaten Mateng ke 4 tahun dan malam ramah tamah begitu meriah tersebut, di rasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Mateng dan tamu undangan yang hadir di acara malah ramah tamah.

Kegembiraan tersebut terlihat sejak penampilan Ketua DPRD Mateng H. Arsal Aras dengan membawakan lagu nadalannya “Kehilangan” yang di iringi oleh musisi  dari Kabupaten Mateng Minimalis Band.

Kegembiraan semakin bertambah, saat salah satu artis ibu kota yang mengajak Bupati Mateng H. Aras Tammauni, Wakil Bupati Mateng H. Muh. Amin Jasa, Sekertaris Daerah (Sekda) Mateng Askary dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mateng H. Arsal Aras untuk ikut bergoyang.

Tanpa berpikir panjang, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, ketua DPRD sampai dengan kepala SKPD dan Anggota DPRD yang hadir dalam acara tersebut ikut bergoyang dihadapan tamu undangan dan ribuan masyarakat larut dalam kegembiraan.

Penonton semakin histeris dan terhipnotis, saat Melinda artis idola mereka tampil diatas panggung dengan melantunkan tembang andalannya Cinta Satu Malam. Dan teriakan histerispun semakin pecah saat Melinda turun dari atas panggung untuk menyapa para penggemarnya.

Kegembiraan seluruh masyarakat Mateng ini membuktikan bahwa, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Mateng terjalin erat tanpa ada perbedaan dan skat, sesuai dengan tema yang di angkat di HUT Mateng Ke 4 tahun, “Satu dalam keberagaman menuju kemandirian bumi Lalla Tasisara.” (RA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *