Rabu , April 24 2024
Home / Daerah / Puskesmas Bambu Diresmikan, Warga Tak Perlu Lagi Berpanas-panasan Saat Berobat

Puskesmas Bambu Diresmikan, Warga Tak Perlu Lagi Berpanas-panasan Saat Berobat

Mamuju, 8enam.com.-Setelah dua tahun melaksanakan layanan kesehatan dalam fasilitas darurat, bangunan baru Puskesmas Bambu resmi digunakan, Rabu (1/2/2023).

Seperti diketahui, pasca gempa yang mengguncang Mamuju 15 Januari 2021 silam, bangunan fisik Puskesmas Bambu mengalami kerusakan berat, seluruh layanan akhirnya dipindahkan ke bangunan sementara juga tenda darurat.

Salah seorang warga, Amrin, menyatakan rasa syukurnya, sebab kini tak perlu berpanas-panas dalam tenda saat berobat.

“Semoga dengan adanya bangunan baru ini, proses berobat bisa lebih nyaman dan lancar,” kata Armin.

Peresmian puskesmas yang akan melayani warga Desa Bambu, Karampuang, Tadui dan Batupannu ditandai dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi, disaksikan sekitar 100 orang dari unsur Kepala OPD, Camat Mamuju, perwakilan Kapolsek Mamuju, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta tenaga kesehatan Puskesmas Bambu.

Dalam arahannya, Sutinah Suhardi menyampaikan ucapan selamat dan berharap, agar pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas Bambu bisa sama bagusnya dengan bangunan yang akan digunakan.

Ia juga tidak lupa menyampaikan penghargaan terhadap hasil survey Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Mamuju, yang menduduki peringkat pertama dari berbagai perangkat daerah.

“Selama kepemimpinan saya, sudah sangat sedikit masyarakat yang mengeluh soal layanan kesehatan di Puskesmas-puskesmas.
Ini juga dibuktikan dengan survey yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamuju, yang menunjukka kepuasan tertinggi masyarakat memang di sektor layanan kesehatan,” terang bupati.

Kepala Puskesmas Bambu, Nuning Kurniati mengungkapkan rasa haru ketika dikonfirmasi perihal peresmian ini.

“Kami sudah kurang lebih 2 tahun melaksanakan layanan kesehatan di luar gedung. Termasuk layanan UGD dan persalinan juga kami lakukan dalam tenda. Banyak suka-duka yang kami rasakan selama itu, semua peralatan baru dipindahkan tadi malam. Dengan adanya bantuan bangunan baru ini, kami tentu merasa sangat bersyukur dan terbantu,” ujarnya.

Puskesmas Bambu sendiri diawaki oleh 85 orang tenaga kesehatan, yang terdiri dari 25 orang ASN dan selebihnya adalah tenaga non ASN. (Diskominfosandi/RF).

Check Also

Yuslifar Optimis Koalisi Pengusung Sutinah di Pilkada 2020 Masih Solid Memberikan Dukungan di Pilkada 2024

Mamuju, 8enam.com.-Direktur Perspektif Mamuju, Yuslifar Yunus Djafar, optimis koalisi pengusung Sutinah Suhardi di Pilkada 2020, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *