Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperluas jejaring kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi guna mengakselerasi pembangunan daerah. Melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Pemprov Sulbar mengikuti rapat koordinasi daring terkait rencana kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Rabu (29/04/2026).
Rapat yang diinisiasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar ini menjadi langkah awal untuk mensinergikan keahlian akademis dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia di Bumi Manakarra.
Link and Match SDM dengan Kebutuhan Daerah
Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, menegaskan bahwa kolaborasi dengan PNUP sangat relevan untuk memastikan lulusan perguruan tinggi atau tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan proyek pembangunan di Sulawesi Barat.
“Kerja sama ini sangat penting agar peningkatan kualitas SDM di Sulawesi Barat berjalan selaras dengan realitas pembangunan di lapangan. Kita ingin sinergi ini melahirkan program konkret, seperti peningkatan kapasitas teknis, yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelas Murdanil.
Dukungan Penuh Terhadap Program Panca Daya
Rencana kolaborasi ini merupakan bagian dari implementasi Program Panca Daya yang digagas Gubernur Suhardi Duka (SDK). Kerja sama dengan institusi vokasi seperti PNUP diyakini mampu memperkuat lima pilar utama pembangunan, khususnya pada aspek:
- SDM Unggul: Menciptakan tenaga terampil berbasis sertifikasi dan keahlian teknis.
- Infrastruktur Berkelanjutan: Pemanfaatan inovasi teknologi dari kampus untuk efisiensi pembangunan daerah.
- Tata Kelola Pemerintahan: Penguatan kajian teknis dalam pengambilan kebijakan publik.
Sinergi Lintas Sektor
Keterlibatan Dinas PUPR sebagai pemrakarsa menunjukkan bahwa kerja sama ini akan banyak menyentuh aspek teknis dan pembangunan fisik yang membutuhkan ketelitian akademis. Murdanil menambahkan bahwa Biro Pemkesra akan berperan aktif dalam memastikan koordinasi antarlembaga berjalan lancar agar kesepakatan ini segera berlanjut ke tahap implementasi.
“Kami berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor ini. Integrasi antara pemerintah dan dunia pendidikan adalah kunci untuk menciptakan solusi yang inovatif dan tepat sasaran dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan,” pungkasnya.
Melalui kemitraan ini, Pemprov Sulbar optimistis dapat mempercepat transformasi daerah menuju Sulawesi Barat yang lebih maju, sejahtera, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
Editor: Ammar







