Jumat , Juni 21 2024
Home / Daerah / Ini Penyebabnya Sekkab Mateng Berikan Warning Kepada ASN Mateng

Ini Penyebabnya Sekkab Mateng Berikan Warning Kepada ASN Mateng

Mateng, 8enam.com.-Hari kesadaran tepatnya tanggal 17 setiap bulan, seperti biasanya, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) secara rutin melaksanakan upacara bendera. Hal ini di lakukan untuk melihat sejauh mana tingkat kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap tugas dan tanggung jawabnya.

Upacara hari kesadaran kali ini, Jum’at (17/3/2017), Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mateng, Askary, memberikan warning kepada jajaran ASN lingkup Pemkab Mateng. Itu di sebabkan karena kurangnya kesadaran dan kedisipilan ASN terhadap tugas dan tanggung jawab untuk mengikuti upacara.

Dalam amatnya, Askary tegaskan, kurangnya kesadaran terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai abdi Negara terlihat dari kurangnya ASN yang mengikuti upara hari kesadaran. Jangan nanti Bupati atau Wakil Bupati ada di tempat, kesadaran terhadap tugas dan tanggung jawab itu baru muncul. Kalau Bupati atau Wakil Bupati tidak ada di tempat, kesadaran terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara itu hilang.

“Seharusnya kalau kita menghargai pimpinan, biarpun tidak ada, kita harus tetap taat kepada pimpinan. Kalau seperti ini, kesadaran untuk mengikuti upacara saja kurang, Ini kan tidak meghargai pimpinan. Sementara surat edara sudah beberapa kali kita keluarkan, tetapi kesadaran, kedisipilin malah makin menurun,” tutur Askary.

Dia katakan, mau di apakan ini daerah kalau kedisiplinan dan kesadaran terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai Abdi Negara itu menurun. Setiap saat di himbau untuk meningkatkan kedisiplinan, setiap upacara di bacakan sumpah korps pegawai, tetapi bukan malah meningkat, tapi malah menurun.

Di perparah lagi, dari jumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Mateng, ada beberapa pejabat yang tidak hadir untuk mengikuti upacara hari kesadaran. Kalau seperti ini, berarti tidak ada pembinaan dan pengawasan yang di lakukan oleh kepala OPD terhadap stafnya. Sehingga dengan tegas Askary katakan, mulai hari Senin, kalau masih terjadi seperti ini, tolong eselon III turun kebawah menjadi peserta upacara.

“Saya sudah berikan kebijakan, bahwa eselon III ada di depan untuk membedakan maja pejabat eselon III mana eselon IV dan staf. Tapi kalau begini kondisinya, eselon III turun kebawah mana kala ada barisan yang kosong di bawah,” tegasnya.

Dia mengingatkan kepada ASN sebagai Abdi Negara, tugas dan tanggung jawab terhadap masyarakat, bangsa dan Negara jangan pernah di sepelekan. (Ra/Ysn/Hsm)

Check Also

Dorong Terwujudnya Ekonomi Inklusif, Bahtiar Bentuk TPAKD Hingga Level Kecamatan

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *