Selasa , Juli 14 2020
Home / Daerah / Pemkab Mateng Siapkan Tempat Karantina Bagi Pasien Suspect Covid-19

Pemkab Mateng Siapkan Tempat Karantina Bagi Pasien Suspect Covid-19

Mateng, 8enam.com.-Agar penangan wabah virus Covid-19 lebih maksimal, Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah menyiapkan tempat karantina jika ada masyarakat yang terkonfirmasi suspect Covid-19 melalui pemeriksaan Rapid Test.

Gedung lama Puskesmas Salugatta, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah akan dijadikan tempat karantina pasien yang suspect Covid-19 sembari menunggu hasil swab test keluar.

Untuk memastikan kesiapan gedung yang akan dijadikan tempat karantina pasien Suspect covid-19, Bupati Mamuju Tengah, H. Aras Tammauni didampingi Sekkab Mateng, H. Askary Anwar, Kapolres Mateng, AKBP Zakiy, Pabung Mateng Kodim 1418 Mamuju, Mayor Inf. Sahabuddin, Kadis Kesehatan, Setya Bero, Direktur RSUD Mateng, dr. Patunrengi, Kadis Sosial, Hj. Asmira Djamal melakukan peninjauan bangunan Lama Puskesmas Salugatta, Rabu (15/4/2020).

“Gedung lama Puskesmas Salugatta kita pagar keliling dan dibuatkan dipintu masuk, ada pos penjagaan, jadi orang tidak bisa lalu lalang keluar masuk ketempat tersebut. Begitupun dengan gedung baru Puskesmas Salugatta tidak bisa saling berhubungan dengan tempat karantina pasien Suspect Covid-19,” beber Bupati.

Bupti menuturkan, gedung ini berfungsi sebagai tempat karantina pasien supect covid-19 melalui hasil rapid test. Jadi sebelum hasil swab pasien keluar, pasien akan di karantina dulu.

“Ini kita lakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di bumi Lalla Tasisara,” ujarnya.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar apa yang menjadi himbauan dari pemerintah pusat, pemprov dan Pemkab agar masyarakat mengindahkan himbauan tersebut.

“Saya juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar dapat saling bekerjasama, apabila ada petugas kesehatan yang ingin melakukan pemeriksaan menggunakan Rapid Test, tolong tertib dan mendengarkan apa yang menjadi arahan dari petugas medis,” harap bupati.

“Marilah kita saling bekerjasama antara masyarakat dan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di daerah kita. Tetap waspada tapi jangan panik, gunakan masker jika beraktifitas diluar, jangan keluar ruang jika tidak terlalu penting, biasakan cuci tangan pakai sabun dan tetap jaga kebersihan,” tambahnya. (SN/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *