Minggu , Januari 16 2022
Home / Daerah / Pembangunan Talud Menuai Protes Dari Pemilik Kebun

Pembangunan Talud Menuai Protes Dari Pemilik Kebun

Mamuju, 8enam.com.-Proyek pembangunan talud bronjong yang terletak di Dusun Limbong Basssi Desa Salletto, Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju menuai protes dari pemilik kebun.

Ramang, pemilik kebun mengaku kaget saat melihat pengerjaan proyek pembangunan talud bronjong tiba-tiba muncul berada tepat di areah kebun sawit miliknya, tampa sepengetahuan dirinya.

“Saya kaget kenapa tiba-tiba ada pekerjaan proyek tidak ada pemberitahuan, ini kan keliru. Seharusnya pihak kontraktor minta izin dulu ke pihak pemerintah setempat biar pemerintah sampaikan ke kita, kalau sudah begini main serobot saja karena pemerintah setempat tidak mengetahui lebih-lebih kita ini pemilik kebun,” kata Ramang, Minggu (12/4/2020).

Ramang mengaku keberadaan proyek pengerjaan talud bronjong di kebun miliknya diketahui dari salah seorang warga Dusun Limbong Bassi.

“Terusterang saya tidak terima, ini harus di hentikan dulu untuk di bicarakan di pemerintah desa, karena saya yang di rugikan. Tanaman sudah di ganggu tanah juga sudah di gali tampa minta izin,” tegas Ramang.

Selain Ramang protes juga di lontarkan oleh Rosdiana yang juga lokasi perumahannya dijadikan sasaran galian talud tampa sepengetahuan dirinya.

“Masa ada galian tiba-tiba di lokasita tidak minta izin. Ini lokasi saya juga mau timbun untuk bangun rumah, kenapa tiba-tiba ada galian panjang dan besar disini. Harus di hentikan ini. Saya tidak terima cara-cara penyerobotan seperti ini, lokasi orang di rusak sementara kita juga mau membangun di sini,” kesal Rosdiana saat melihat galian proyek di lakasi perumahanya.

Diketahui proyek pembangunan turap talud bronjong tersebut, sumber dana APBD/DAU 2020 Dinas PUPR Kabupaten Mamuju dengan nilai pekerjaan Rp 225.872.563. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *