Senin , Desember 6 2021
Home / Advetorial / Pastikan Tidak Ada Potongan, Sutinah Pantau Penyaluran BLT di Desa Salokayu

Pastikan Tidak Ada Potongan, Sutinah Pantau Penyaluran BLT di Desa Salokayu

Mamuju, 8enam.com.-Pastikan tidak ada potongan, Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi pantau penyaluran BLT di Desa Salokayu Kecamatan Papalang, Rabu (8/9/2021).

“Apa kabarki semua? Sehat? Alhamdulillah, berarti semuanya siap divaksin,” ucap Bupati Mamuju mengawali sambutannya dengan ajakan vaksin berbalut humor, di hadapan sejumlah masyarakat Desa Salokayu.

Kehadirannya dalam rangka menunaikan 3 agenda sekaligus, yakni penyerahan BLT tunai APBDesa tahap 6, 7, dan 8, vaksinasi massal, serta memantau pelaksanaan layanan administrasi kependudukan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil yang dilaksanakan secara jemput bola.

“Saya hadir di sini salah satunya untuk memastikan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bapak ibu terima itu utuh tanpa potongan,” ujarnya.

Sutinah tidak hanya bicara. Ia juga menghitung langsung jumlah lembaran uang yang diserahkan di hadapan setiap perwakilan penerima manfaat dan segenap masyarakat Salokayu. Terdapat 137 kepala keluarga yang menerima BLT APBDesa Salokayu tahap 6, 7, 8 hari ini.

Terkait agenda lain, yakni vaksinasi dan layanan administrasi Disdukcapil, Bupati Mamuju mengajak masyarakat Salokayu untuk berperang aktif dan memanfaatkan betul layanan ini.

“Bapak ibu yang anaknya belum punya akte kelahiran, belum punya KTP atau KK, ayo manfaatkanki ini kehadiran teman-teman Disdukcapil. Nda perlumaki jauh-jauh ke Mamuju. Kemudian, saya juga meminta bapak ibu untuk divaksin. Sekarang ini semua serba dibatasi. Ke mana-mana ki pake masker, mau ada anakta menikah dijagai polisi. Dilarang banyak tamu. Kalau mau keadaan kembali normal, ayo vaksin ki, jangan percaya kabar hoax yang beterbangan. Vaksin itu demi kebaikan kita semua,” pesan Sutinah.

Fadli, anggota tim vaksinator yang bertugas menyatakan mereka memboyong 20 vial vaksin Sinovac, serta 2 vial vaksin Moderna ke Salokayu. Sediaan itu cukup untuk 82 orang. (Diskominfosandi/RF).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *