Minggu , Juni 16 2024
Home / Advetorial / Pasca Gempa Kasus Positif Covid-19 di Mamuju Meningkat

Pasca Gempa Kasus Positif Covid-19 di Mamuju Meningkat

Mamuju, 8enam.com.-Kasus positif Covid-19 di Sulawesi Barat mengalami peningkatan, pasca gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang Majene dan Mamuju dua pekan lalu. Hal itu di ungkapkan juru bicara satgas Covi-19 Sulbar Safaruddin saat di konfirmasi Via WhatsApp, Sabtu (30/1/2021).

“Dua bencana ini memang sulit mengatasi untuk jaga jarak apalagi di pengunsian, tetapi Tim gugus tidak akan berhenti untuk mengsosialisasikan itu,” kata jubir satgas Covid-19 Sulbar Safaruddin.

Dia mengatakan, memang hari pertama, kedua dan ketiga agak sulit karena orang masih sibuk dengan mencari posisi ketinggian mencari tenda dan lainnnya untuk mengamankan diri beserta keluarganya.

Pada saat sekarang ini masyarakat mencari titik ketinggian dan ada tenda hanya 4 x 4 saja penghuninya 5 sampai 6 orang itu bagaimana ? tingkat kesulitannya di situ.

“Bahkan cuci tangan agak susah karena air di tempat itu tidak ada, masker juga tidak ada, nah sekarang pemerintah turun tangan untuk itu. Itulah tugasnya tim gugus pada saat pembagian makanan,sembako itu kita bagi-bagi masker, wada cuci tangan itu yang harus dilakukan,” katanya.

Sehingga demikian kata dia lama kelamaan ada tambahan tenda yang di tangani oleh pemerintah. Sudah ada pengaturan-pengaturannya, Sudah ada sosialisasi.

“Memang berat karena pada saat pembagian sembako hampir semua orang tidak memperhatikan Physical Distancing lagi. Tidak pakai masker tidak jaga jarak karena kenapa demi untuk mendapatkan apa yang di terima hari itu. Saya tidak mengatakan mereka tidak mampu karena mereka mau beli saat itu tidak ada bahan yang mau di beli,” tambahnya.

Selain itu dia juga sampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh relawan di provinsi-provinsi lain atas bantuan kemanusiaann untuk korban bencana gempa di Sulbar.

“Alhamdulillah kita berterimakasih kepada pemerintah, kawan-kawan yang ada di provinsi lain baik organisasi maupun perorangan turun tangan langsung memberikan bantuannya kepada korban terdampak bencana gempa di sulbar,” simpulnya.

Ketika di tanya peningkatan kasus positif Covid-19 pasca bencana gempa bumi yang mengguncanng kabupaten Majene dan kabupaten Mamuju 2 pekan lalu, Safaruddin katakan. “Klaster tenda pengunsian,” cetusnya.

Di ketahui kasus positif Covid-19 terkonfirmasi (30/1/21) berdasarkan data NAR (New All Record ) di Sulbar, 3633 sembuh 1991 meninggal 77. (edo)

Advetorial

Check Also

Hanya Ada Nama Sutinah di Rekomendasi Terbaru PAN

Mamuju, 8enam.com.-PAN kembali menerbitkan rekomendasi terbaru untuk calon kepala daerah Mamuju 2024. Dalam rekomendasi terbaru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *