Example 300250
DaerahMamuju

Optimalkan SPBE, BPBD Sulbar Perkuat Layanan Aduan dan Informasi Publik Berbasis Digital

×

Optimalkan SPBE, BPBD Sulbar Perkuat Layanan Aduan dan Informasi Publik Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif BPBD dalam kegiatan Coaching Clinic indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang digelar oleh DiskominfoSS Sulbar, Rabu (06/05/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Kantor DiskominfoSS ini merupakan langkah konkret dalam menjalankan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), untuk menciptakan birokrasi yang modern, transparan, dan responsif melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Fokus pada Layanan Aduan dan Keterbukaan Informasi

Coaching clinic kali ini menitikberatkan pada dua instrumen krusial dalam penilaian SPBE nasional, yaitu:

  • Indikator 24: Optimalisasi pemanfaatan aplikasi pengaduan layanan publik.
  • Indikator 26: Penguatan penyajian informasi melalui website resmi perangkat daerah.

​Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan konten, integrasi data lintas sektor, hingga mekanisme respons cepat terhadap setiap laporan yang masuk dari masyarakat.

Kecepatan Informasi dalam Penanganan Bencana

​Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa di era digital, kecepatan informasi adalah kunci utama, terutama dalam sektor penanggulangan bencana. Menurutnya, website dan aplikasi pengaduan bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan sarana penyelamatan.

​“Pemanfaatan aplikasi pengaduan dan optimalisasi website menjadi sarana vital bagi kami untuk menyampaikan informasi kebencanaan secara cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas layanan publik harus sejalan dengan kecepatan kita dalam merespons aduan,” jelas Yasir Fattah.

Mendorong Edukasi Publik

​Selain sebagai sarana pengaduan, BPBD Sulbar berkomitmen menjadikan kanal digital sebagai media edukasi kebencanaan. Website resmi instansi akan terus dikembangkan agar lebih informatif, sehingga masyarakat dapat memperoleh literasi mengenai mitigasi bencana secara mandiri.

​Dengan penguatan indikator SPBE ini, BPBD Sulawesi Barat optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas sekaligus memperkuat sistem peringatan dini dan koordinasi penanganan bencana di Bumi Manakarra.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *