Rabu , Oktober 27 2021
Home / Daerah / Menuju Pilkada 2024, Pasangan ARUS-BEBAS Mencuat

Menuju Pilkada 2024, Pasangan ARUS-BEBAS Mencuat

Mamuju, 8enam.com.-Bila tidak ada halangan, Pilkada serentak bakal dihelat 2024. Sejumlah nama pun mulai di pasangkan untuk melihat respon public. Pasangan Andi Ruskati Ali Baal dan Andi Bebas Manggazali (Arus-Bebas) mencuat dilaman sejumlah media sosial dan ramai diperbincangkan.

Diketahui Andi Ruskati (Arus) adalah istri dari Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, dan juga ketua DPD Partai Gerinda Provinsi Sulawesi Barat. Sedang Andi Bebas Manggazali saat ini menjabat sebagai Sekertaris Kabupaten Polewali Mandar, yang kaya pengalaman birokrasi mulai dari camat, Pejabat Bupati Mamuju dan Kepala Dinas di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Awaluddin selaku pegiat demokrasi, mengamati mencuatnya pasangan nama Andi Ruskadi dan Andi Bebas merasa tidak kaget.

“Yang pertama, kita tidak kaget. Saya ingin katakan adalah posisi psikopolitik matakali menghadapi Pilbup 2024 hari ini. Jujur saja, matakali agak galau dan sedikit mengalami turbulensi didalam keluarga besarnya dan terus mencari formasi paling memungkinkan untuk diusung,” ujarnya.

Menurut Awaluddin yang juga pemilik Warkop Rakyat di Wonomulyo, Matakali sedang mencari bentuk. Siapa yang benar-benar elektabel dan memiliki elektorasi yang cukup kuat menghadapi Pilkada Polman. Dan itu sah sah saja. “Silahkan saja tidak ada masalah. Ini demokrasi,” pungkasnya.

Sementara Direktur Logos Politica, Maenunis mengatakan, Pilkada Polman hari ini masih sangat cair termasuk yang terjadi di kelompok Matakali, belum mengunci satu figur saja.

“Makanya kalau dilihat, peluang Andi Ruskati juga masih sangat terbuka. Apalagi diatas kertas tentu dibanding Masri dan Nursami, Ruskati masih lebih bagus trend popularitasnya,” sebutnya.

“Kalau berpasangan dengan Andi Bebas, saya rasa peluang itu bukan tidak mungkin. Hanya saja tidak bisa Ruskati langsung mengunci harus 01, sebaiknya diuji lewat survei dulu supaya fair bagi kedua belah pihak,” kuncinya.(Lr/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *