Senin , November 29 2021
Home / Daerah / Membincang Peran Perempuan Dalam Politik

Membincang Peran Perempuan Dalam Politik

Mamuju, 8enam.com.-Peran dan Partisipasi Politik Perempuan, itulah tema dialog yang di gelar PC IMM Mamuju yang dirangkaikan dengan Deklarasi pemilu damai tanpa hoaks yang berlangsung di Warkop DJ 47 Karema. Mamuju (31/3/2019).

Dialog tersebut dihadiri puluhan kader IMM Mamuju, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Daerah dan Organisasi Otonom Muhammadiyah.

Kegiatan Dialog Perempuan ini yang juga merupakan agenda Semarak Milad Ikatan  Mahasiswa Muhammadiyah yang Ke 55 bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antar aktivis perempuan yang ada di Mamuju dan mendorong perempuan aktif melakukan pemantauan pemilu 2019 untuk mewujudkan demokrasi yang substansial

Ketua Umum PC IMM Mamuju Rahman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pendidikan politik bagi kalangan perempuan.

“Apalagi ini sudah mendekati Pemilu maka dari itu kita adakan dialog perempuan ini karena perempuan sangat berperan penting dalam menyukseskan pesta demokrasi yang akan datang,” ujar Rahman

Misbah menyebut, menjelang pemilu ini, banyaknya berita-berita hoax terkait Pemilu bermunculan. Pnyebaran berita hoax lebih sering oleh permpuan padahal permpuan dianggap harus mampu untuk menjdi pnyeimbang pemberitan miring disosial media.

“Ini karena kurangnya ksadaran politik dan perempuan hanya mnanggap bahwa yang berperan penuh biarlah di serahkan kepada laki,” ujar Misbah perwakilan dari Sarinah GMNI Mamuju.

Sedangkan menurut Jusriah dari Kohati, Perempuan tugasnya bukan hanya pada ranah domestik, mengurus anak, suami, rumah. Namun perempuan sudah mampu untuk tampil ke ranah publik dan menduduki posisi-posisi strategis dan mengisi 30 persen keterwakilan perempuan di legislatif. Perempuan harus bisa masuk kedunia politik untuk memperjungkan hak hak perempuan, apalagi saat ini permpuanlah yang banyak mengalami kekerasan.

Ketua Bidang IMMawati Yesi Hartina, mengatakan bahwa perempuan dituntut untuk ikut memikirkan persoalan yang berhubungan dengan Politik dan kebangsaan.

“Perempuan dituntut untuk ikut memikirkan persoalan yang berhubungan dengan politik dan kebangsaan, karena soal politik perempuan juga harus  terlibat,” ujar yesi

Musniar, Ketua Nasiyatul Asyiah Mamuju Mengatakan Perempuan Sudah Saatnya Mempersiapkan diri serta mengmbil peran kebangsaan.

“Namun di sisi lain harus tetap menjalan kan kewajiban di dalam keluarga,” ujarnya.

Ketua IPMAPUS Mamuju menambahkan, perempuan jangan mudah menggadaikan suara untuk kemenangan di Pemilu. Perempuan harus cerdas dan mengambil peran penting dan perempuan juga tidak kalah hebat oleh pria perempuan juga bisa menjadi seorang pemimpin. (Rls/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *