Minggu , Juni 20 2021
Home / Advetorial / Lestarian Seni Budaya Daerah, Disparbud Mamuju Gelar Manakarra Folk Song Festival

Lestarian Seni Budaya Daerah, Disparbud Mamuju Gelar Manakarra Folk Song Festival

Mamuju, 8enam.com.-Keterbatasan ruang akibat adanya pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, tidak membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju kehilangan gagasan kreatif untuk terus melakukan event yang dapat menjadi sarana promosi daerah.

Terbukti, Instansi pemerintah yang di gawangi Usdi selaku kepala dinas kembali mampu melaksanakan event bertajuk Manakarra Folk Song Festival, sebuah ajang kompetisi paduan suara lagu daerah yang di ikuti oleh sejumlah perwakilan dari lintas daerah.

Menariknya, kompetisi yang menghadirkan tim juri profesional bertaraf nasional/internasional seperti Alfian H. Wande (Palu -Sulteng) Ardiansyah Anderson (Samarinda Kaltim) maupun Jefri L. Yeset (Mamuju Sulbar) dilakukan dengan menggabungkan dua metode melalui online dan of line.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Usdi menjelaskan teknis lomba yang dinilai berdasarkan harmonisasi dalan membawakan lagu, dinamika, artikulasi dan notasi (tone/nada) serta penampilan atau kostum diatas panggung tersebut di ikuti oleh empat kabupaten, yaitu Kabupaten Mamasa mengirimkan dua group peserta, Kabupaten Polman dua group peserta, Pasangkayu satu group dan Mamuju juga satu group peserta.

“Kita berharap, festival ini bukan hanya tahun ini, tetapi menjadi event tetap yang diselenggarakan setiap tahunnya sebagai upaya pelestarian seni budaya daerah, meningkatkan kecintaan para generasi muda terhadap budayanya, karena tema lagu yang dibawakan adalah lagu-lagu daerah nusantara,” harap Usdi.

Terpisah, Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kreatifitas dalam melakukan promosi kearifan lokal, sekaligus dapat menjadi perekat harmoni antar daerah melalui karya seni.

Ia menekankan kegiatan serupa yang dikemas secara kreatif dengan menggabungkan antara online dan of line, juga adalah sebuah langkah baik agar kegiatan dapat tetap berjalan namun tidak mengabaikan protokol kesehatan.

Dalam ajang tersebut, akhirnya di boyong atvoice mamasa sebagai juara satu, juara dua oleh Setda mamasa, VG. Tipalayo Polman berada di posisi ke tiga.

Sementara juara harapan satu oleh Mamuju voice, sedangkan juara harapan dua dan tiga, masing-masing jatuh kepada Matra voice dan 3 VG beru-beru Polman. (Kominfo Mamuju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *