Example 300250
DaerahMamuju

Lantik Rektor UNSUMA, Gubernur SDK Beri Tantangan Menohok : Lulusan Harus Kuasai Bahasa Asing dan Siap Go International!

×

Lantik Rektor UNSUMA, Gubernur SDK Beri Tantangan Menohok : Lulusan Harus Kuasai Bahasa Asing dan Siap Go International!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), secara resmi melantik jajaran Rektor dan Wakil Rektor Universitas Sulbar Manarang (UNSUMA) periode 2026–2030. Prosesi sakral yang berlangsung khidmat di Hotel Maleo Town Square (MATOS) Mamuju pada Kamis (4/6/2026) ini, sekaligus dirangkaikan dengan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Farmasi Angkatan ke-II Tahun 2026.

​Dalam sambutannya, Gubernur SDK menegaskan bahwa kehadiran UNSUMA di Bumi Manakarra merupakan bukti nyata dari kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah, khususnya melalui jalur pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

​”Membangun peradaban dan SDM di daerah ini bukan hanya menjadi tugas tunggal institusi pemerintah, melainkan institusi swasta juga harus mampu mengambil peran strategis tersebut lewat sektor pendidikan tinggi. Oleh karena itu, selaku pemerintah daerah, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UNSUMA yang terus konsisten melahirkan sarjana-sarjana baru,” ungkap Suhardi Duka.

Soroti Masalah ‘Surplus’ Lulusan dan Kebutuhan Pasar Kerja

​Meski melayangkan apresiasi, Gubernur SDK tidak menampik adanya tantangan besar (mismatch) yang saat ini dihadapi dunia pendidikan global, yaitu adanya ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan daya tampung riil di dunia kerja lokal.

​SDK mencontohkan fenomena yang terjadi pada program studi keperawatan dan kesehatan secara umum. Saat ini, hampir seluruh perguruan tinggi massal melahirkan lulusan perawat, namun di sisi lain, institusi kesehatan di dalam negeri sudah berada di titik jenuh dan tidak mampu lagi menyerap tenaga kerja tersebut secara maksimal.

​Sebagai solusi taktis, orang nomor satu di Sulbar ini mendorong tata kelola orientasi kampus untuk mulai berani membidik pasar kerja internasional.

​“Salah satu jalan keluar yang rasional adalah mengarahkan orientasi lulusan kita untuk siap bekerja di luar negeri. Nah, tantangannya, orang tidak akan bisa bekerja di luar negeri kalau tidak menguasai bahasa. Pelajari bahasa negara yang akan kamu tuju. Kalau targetnya Jepang, kuasai bahasa Jepang. Kalau Korea atau Arab Saudi, ya harus kuasai bahasa mereka,” urai SDK menjabarkan strategi matang.

Sarjana Harus Lincah Menangkap Peluang

​Kendati tantangan global semakin kompleks, SDK menaruh optimisme dan kepercayaan tinggi terhadap kapasitas intelektual para wisudawan baru. Ia meyakini bahwa esensi dari seorang bergelar sarjana adalah kemampuan adaptasi yang tinggi di manapun mereka ditempatkan.

​”Saya sangat meyakini bahwa seorang sarjana sejati akan selalu mampu menyesuaikan dirinya dengan dinamika zaman. Orang yang pintar dan bermental tangguh pasti terampil menangkap peluang emas, sarjana apa pun latar belakang jurusannya,” pungkas Suhardi Duka memotivasi para lulusan baru. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *