Sabtu , Agustus 15 2020
Home / Daerah / Kunker Ke Kampung Pendidikan, Usman Suhuria : Pentingnya Mempertemukan Harapan Dan Keinginan

Kunker Ke Kampung Pendidikan, Usman Suhuria : Pentingnya Mempertemukan Harapan Dan Keinginan

Polman, 8enam.com.-Komisi IV DPRD Sulbar melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Kuajang Dusun Lemotua Kecamatan Benuang Kabupaten Polman, Senin (13/7/2020) kemarin.

Dalam kunjungan ini dihadiri langsung Oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuria bersama Ketua Komisi IV, H. Sudirman dan Wakil Ketua komisi IV, H. Muhammad Jayadi beserta seluruh Anggota DPRD Komisi IV.

Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan Anak Provinsi Sulbar, Hj. Darmawati Ansar bersama Sekertaris, Kepala bidang Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Polman, Harsani Mustafa Bersama tim, Danramil, Kepala Desa Kuajang serta Tokoh masyarakat dan pemuda.

Kunjungan Komisi IV DRPD Sulbar tersebut dilaksanakan dalam bentuk Dialog bersama tokoh Masyarakat dan pemuda, yang tergabung dalam Kelompok peduli pendidikan.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak Sulbar Hj. Darmawati Ansar menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Pimpinan dan anggota DPRD Sulbar yang telah Hadir dalam pertemuan ini.

“Program kabupaten layak anak ini masih berada pada rangking ketiga nasional bersama Papua dan Papua Barat. Kita sudah berupaya bergerak di tingkat provinsi sebagaimana tujuan bersama Komisi IV untuk menghadirkan pilot project di semua kabupaten,” kata Darmawati.

“Kita sudah bergerak, namun ini tidak mudah karena ada 6 klaster dan 24 indikator yang harus dibawa kekampung KB, dan ini bukan kerja pemberdayaan perempuan sendiri, tapi terintegrasi disemua opd dan Bappeda kabupaten dimana semua kegiatan ini diketuai oleh pak Sekda,” sambungnya.

Dikatakanya, Enam kabupaten dirujuk menuju ramah anak, semua indikator sudah penuhi. Tapi karena ada satu kabupaten yaitu Kabupaten Mamasa belum terintegrasi secara maksimal karna terkendala anggaran.

“Dari semua kabupaten di Sulbar, kabupaten polman memiliki rating tertinggi yaitu sebanyak 17, karena didukung oleh Kemauan dan Inovasi Pemuda seperti kampung pendidikan, kampung anak, ramah anak, Puskemas ramah anak. Kami sangat berharap kepada DPRD Provinsi Sulbar agar dapat membantu dari segi penganggaran, agar semua Kabupaten di Sulbar ini dapat berkembang mengikuti kabupaten Polman,” bebernya.

“Kami sudah menciptakan lomba lingkungan ramah anak, seperti gasing, jekka dan kegiatan-kegiatan lainnya,” tambahnya.

Sementara Ketua komisi IV DPRD Sulbar H. Sudirman menyampaikan, Kemajuan Dusun Lemotua sudah sangat maju dan berkembang, ada dua jalur yang bisa dilalui yaitu formal dan non formal.

“Apa yang dilakukan anak-anak kita, saya mengharapkan kepada Kepala Dinas pemberdayaan perempuan agar dapat memberikan gambaran kepada kami, apa yang bisa kami bantu interpensi Anggaran untuk pengembangan kelompok usaha yang bertujuan mendorong anggaran, agar begitu kami datang kedua kalinya dikampung pendidikan ini sudah mengalami kemajuan dan berkembang,” ujarnya.

“Saya harapkan kepada adik-adik pengelolah kampung pendidikan ini mari kita bangun komunikasi yang baik agar bisa membantu diskusikan penganggarannya,” tutup H. Sudirman.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuria juga menyampaikan bahwa penting dalam setiap pertemuan bagaimana mempertemukan harapan dan keinginan, komitmen pendidikan bagi DPRD fokus mendorong kebijakan ini.

“Ini betul-betul perlu mendapat perhatian baik penganggaran maupun regulasi seperti, mendorong Perda yang meregulasi kemajuan pendidikan untuk mengakomodir kepentingan seperti yang ada di dusun lemotua desa kuajang sebagai kampung pendidikan,” kata Usman Suhuriah. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *