Minggu , Juni 20 2021
Home / Daerah / KKL-Raya Cabang Mamuju Tengah Hadir Untuk Berkarya dan Mengabdi

KKL-Raya Cabang Mamuju Tengah Hadir Untuk Berkarya dan Mengabdi

Mateng, 8enam.com.-Kerukunan Keluaraga Luwu Raya (KKL-Raya) cabang Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) hadir untuk berkaya dan mengabdi di Bumi Lallatasisara. Hal tersebut di ungkapkan oleh Kerua KKL-Raya Kabupaten Mateng terpilih, Muhammad Rizal saat menyampaikan sambutanya usai di lantik, Jum’at (23/3/2018) yang lalu.

MKL-Raya secara resmi dilantik oleh pengurus KKL-Raya Wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Dan Pelantikan tersebut bedasarkan hasil Musyawarah Pembentukan dan penyusunan Pengurus Kerukunan Keluarag Luwu Raya cabang kabupaten Mamuju Tengah, dimana Muhammad Rizal terpilih secara voting sebagai ketua.

Pelantikan yang di laksanakan di Pendopo Rujab Baupati Mateng tersebut dihadiri oleh Ketua KKL-Raya provinsi Sulawesi Barat, H. Andi Khaeruddin Anas, Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju Tengah (Mateng) H. Askary Anwar, Perwira Penghubung Kabupaten Mamuju Tengah, Ketua dewan Penasehat KKL-raya Cabang Mateng, Mayor Sahabuddin, ketua KKL-Raya Kabupaten Mateng, Muhammad Rizal serta seluruh keluarga To Luwu.

Muhammad, Rizal menyampaikan, dengan semangat kerukunan, kehadiran To Luwu di Mamuju Tengah akan terus berkarya dan mengabdi di bumi lalla tasisara.

“Meskipun to Luwu yang ada di Mamuju Tengah terbilang minoritas, namun kami juga ikut berkontribusi membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah mewujudkan pembangunan daerah,” ujar Muhammad Rizal.

Menurut Muhammad Rizal berdasarkan data sementara, Hampir 80 persen To Luwu yang ada di Mamuju Tengah mengabdikan dirinya sebagai petani, sebagian dari itu mengabdikan diri di dunia pendidikan, kesehanatan, keamanan dan Wirausaha.

Dalam kesempatan yang sama ketua umum KKL-Raya Provinsi Sulawesi Barat, H. Andi Khaeruddin Anas,M.Si mengharapkan tidak adanya persepsi yang negative tentang didirikanya KKL-Raya ini namun menjadikanya sebagai satu kekuatan yang bersifat etnis yang ikut bersama membangun wilayah Sulawesi Barat terkhusus Mamuju Tengah, dan bertujuan agar semangat kekeluargaan To Luwu muncul di permukaan yang didasari semangat dan nilai leluhur.

“Bahwa tujuan dari pembentukan KKL-Raya ini bukan membentuk organisasi yang bersifat ekslusif, namun menjadikannya satu panguyuban dan berharap kerukunan ini menjadi penting serta dapat berpartisipasi dalam pembangunan daerah, dan diatur sebagai satu keluarga besar to Luwu yang saling bahu membahu dan menopang dan memberikan kontribusi yang maksimal dalam membangun Sulawesi barat,” jelas Khaeruddin Anas. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *