Minggu , September 20 2020
Home / Daerah / Ketua DPRD Sulbar Pilih Walk Out Pada Rapat Banggar Dengan TAPD, Apa Penyebabnya?

Ketua DPRD Sulbar Pilih Walk Out Pada Rapat Banggar Dengan TAPD, Apa Penyebabnya?

Mamuju, 8enam.com.-Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi yang memilih walk out pada agenda Rapat Jerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Barat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Padahal, seperti yang tertera dalam undangan resmi DPRD Sulawesi Barat, rapat yang terjadwal bakal digelar di gedung DPRD Sulawesi Barat itu sedianya bakal membahas Rancangan KUA dan PPAS APBD taun 2021. Suraidah pun membeberkan alasan atas keputusannya meninggalkan rapat tersebut.

“Saya walk out di rapat dengan TAPD. Sekda tidak hadir,” tegas Suraidah, Senin (3/08/2020).

Politisi cantik Partai Demokrat itu menjelaskan, mengingat agenda rapat yang teramat sangat penting, adalah hal yang kurang tepat jika eksekutif ‘hanya’ mengutus pejabat sekelas kepala OPD. Idealnya, menurut Suraidah, Sekda yang juga ketua TAPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat-lah yang mestinya hadir.

“Ini agenda penting. Menyangkut perencanaan anggaran yang peruntukannya bagi masyarakat Sulbar juga. Kalau cuma sekelas kepala dinas saja yang hadir, saya pikir kurang tepat,” terang Suraidah.

Pelaksanaan rapat Banggar DPRD Sulawesi Barat dengan TAPD pemerintah provinsi Sulawesi Barat itu pun diputuskan ditunda.

“Jadi kami rapat internal Banggar saja,” pungkas Suraidah Suhardi. (Naf/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *