Minggu , Desember 5 2021
Home / Daerah / Kapolda Sulbar : “Bagi Petugas Pengamanan Yang Bertindak Diluar SOP Saat Mengamankan Aksi Demo, Akan Diproses Sesuai Aturan Yang Berlaku”

Kapolda Sulbar : “Bagi Petugas Pengamanan Yang Bertindak Diluar SOP Saat Mengamankan Aksi Demo, Akan Diproses Sesuai Aturan Yang Berlaku”

Mamuju, 8enam.com.-Pasca aksi demonstrasi menolak revisi undang-undang KPK di gedung DPRD Sulbar, Kamis (26/9/2019) kemarin, Polda Sulbar menggelar Coffe Morning bersama puluham awak media baik cetak, elektronik maupun online.

Coffe Morning yang berlangsung di lantin Kantor Ditlantas Polda Sulbar Jalan Ahmad Kirang Mamuju, Jum’at (28/9/2019) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

Kapolda menyebut, aksi demonstrasi terparah yang berujung Vandalisme ada di Kabupaten Majene.

“Untuk di Mejene, kita sudah melakukan oleh TKP, kita juga sudah memeriksa beberapa saksi, tidak ada yang diamankan sampai sekarang,” kata Kapolda.

Kalaupun nanti akan ada tersangka kata Kapolda, itu penyidik yang menentukannya, apakah dia mau melakukan penahanan atau tidak, karena itu sangat tergantung penyidiknya di Polres Majene.

Sementara aksi yang di mamuju kemarin Kapolda juga katakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kepada Kapolres silahkan diproses, tapi proses yang lembut.

Terkait penahanan 3 orang oknum mahasiswa pada aksi di DPRD Sulbar kemari, Kapolda telah perintahkan Kapolres Mamuju untuk melepaskan 3 orang mahasiswa itu.

“Saya sudah sampaikan ke Kapolres tolong dipuIangkan, diantar sampai ke rumahnya dan untuk yang berdarah kepalanya kemarin sudah kita Iayani dengan baik di rumah sakit,” jelas Kapolda.

Kapolda juga menegaskan, bagi petugas pengamanan yang bertindak diluar Standar Operasional Prosedur (SOP) ketika mengamankan aksi, mereka akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Saya tidak hanya akan kencang keluar tapi dalamnya tidak, Inshaa Allah ke dalam pun saya kencang, tidak ada perintah itu tidak sesuai SOP. Inshaa Allah kedalam saya harus tetap tegakkan hukum. Saya mau sampaikan kepada kawan-kawan itu tetap adalah kesalahan vano harus secara internal kita,” uajarnya.

“Insya Allah kedalam saya harus tetap tegakkan hukum, keluar juga ya tetap kita tegakkan, itulah namanya adil,” terang Kapolda Sulbar. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *