Kamis , Oktober 1 2020
Home / Uncategorized / Kader PAN Dan PPP Hadiri Deklarasi Pasangan Sutinah-Ado

Kader PAN Dan PPP Hadiri Deklarasi Pasangan Sutinah-Ado

Mamuju, 8enam.com.-Deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati Mamuju, Sutina Suhardi-Ado Mas’ud (Tina-Ado) yang digelar di Ballroom Hotel d’Maleo Jalan Yos Sudarso, Mamuju, Minggu (9/8/2020) malam dihadiri kader PPP dan PAN seluruh tingkatan.

Mereka menyatakan sikap mendukung pasangan penantang petahana di Mamuju ini. Alasannya sama, yakni mereka menilai pasangan ini akan menang di Pilkada. Meskipun rekomendasi dukungan dari DPP kedua partai ini telah dipegang Petahana Habsi Wahid-Irwan SP Pababari.

Terlebih lagi, komunikasi politik sejak awal kedua partai ini memang lebih cenderung ke Sutina dibanding pasangan petahana Habsi Wahid -Irwan SP Pababari.

Bendahara DPW PAN Sulbar, Andis Fahmi mengatakan, sebanyak 25 kader yang hadir merupakan perwakilan PAC, DPD hingga DPW.

“Jauh sebelumnya kami pada dasarnya memilih pasangan Tina-Ado. Rekomendasi yang keluar Maret itu (ke petahana) tanpa persetujuan kami DPD Mamuju dan DPW PAN Sulbar,” katanya saat ditemui di acara deklarasi.

Mereka yang hadir di acara itu pun menyatakan rela dipecat dari kepengurusan ketika memang dianggap melanggar oleh DPP. Diapun berharap agar DPP bisa mencabut rekomendasi yang dikeluarkan sebelumnya dan dialihkan ke Tina-Ado.

Wakil Ketua DPD PAN Mamuju, Lalu Syamsu Rijal menambahkan, dari informasi yang diterimanya, akan ada pembatalan SK rekoemndasi dalam waktu dekat.

“Dalam satu dua hari ini akan terbit SK pembatalan. Kita tunggu saja. Kalau mau dipecat, yah silakan pecat semua kader di Mamuju,” katanya.

Sementara Ketua DPC PPP Mamuju, Irfan Topporang mengatakan, para kader telah rapat dan menilai rekomendasi yang diperoleh Habsi-Irwan tidak sesuai mekanisme.

“Jelas tidak sesuai mekanisme, karena kami saat penjaringan hanya menerima satu pendaftar yakni Sutina saat itu,” kata Irfan.

“Pada malam hari ini kita tetap mengacu pada hasil rapat sebelumnya ya dengan semua pengurus partai PPP yang memang pada dasarnya bahwa Ibu Tina ini adalah pendaftar tunggal di PPP. Olehnya itu setelah kami tutup pendaftaran, kami melakukan rapat pleno bersama dengan semua pengurus atau kader PPP ini dan kita sepakat untuk mendukung Ibu Tina,” kata Irfan.

“Jadi persoalan rekomendasi yang katanya turun di petahana ya, ini yqng akan kami rapatkan kembali 3 hari kemudian ya sampai satu minggu kemudian bersama dengan para PAC dan semua pengurus partai yang kemudian kami akan memutuskan dukungan ini akan mengarah ke Mana, dan itu tentunya sesuai dengan hasil rapat pleno nantinya mungkin di Maleo juga lah,” tegas Ketua DPC PPP Irfan. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *