Minggu , Juni 20 2021
Home / Daerah / Kabar Gembira….!! Pos Pelayanan Pajak Topoyo Telah Diresmikan

Kabar Gembira….!! Pos Pelayanan Pajak Topoyo Telah Diresmikan

Sekkab Mateng, H. Askary memotong pita tanda di resmikanya kantor pos pelayanan pajak Topoyo di saksikan Ketua DPRD Mateng, H. Arsal Aras, Kepala Kantor KPP Pratama Mamuju, Staf Ahli Bupati dan Perwakilan DJP Sulselbatara, Selasa (21/11/2017). Foto Yasin Humas Mateng

Mateng, 8enam.com.-Diresmikanya pos pelayanan pajak Topoyo yang beralamat di kawasan Terminal Benteng Kecamatan Tobadak, tepatnya di samping Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Mateng khususnya.

Pasalnya, masyarakat Mateng yang ingin membayar pajak tidak perlu lagi ke Mamuju, cukup datang ke pos pelayanan pajak Topoyo setiap hari Senin dan Selasa setiap minggunya.

Kepala Kantor KPP pratama mamuju, Hadininggrat Nusantoro katakan, pos pelayanan pajak yang sejak lama di harapkan kehadirannya di Kabupaten Mateng ini, bukan saja sebagai refresentasi wujud kehadiran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Kabupaten Mateng, tapi dalam rangka KPP Pratama Mamuju untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada wajib pajak di wilayah Kabupaten Mateng.

Dia katakan, tentunya pelayanan terbaik ini bukan sekedar basa basi, tapi pada kenyataanya sumbangan pajak dari Kabupaten Mateng ini dari masa ke masa mengalami peningkatan yang cukup berarti.

“Dari data administrasi kami, ada sejumlah 9.542 wajib pajak yang terdaftar dari wilayah Kabupaten Mateng. Itu berarti sekitar 13,44 persen dari seluruh wajib pajak kami. Angka penerimaan pajak sendiri yang kami kumpulkan dari Kabupaten Mateng, untuk tahun 2016 Rp 35,5 milyar. Ini sekitar 9,29 persen atau hampir 10 persen dari seluruh penerimaan pajak dari 3 kabupaten, Mamuju, Mateng dan Matra. Angka ini mengalami peningkatan yang pesat di bandingkan tahun sebelumnya,” terang Hadi Ninggrat, Senin (21/11/2017).

Bila di bandingkan ditahun 2015 tambahnya, angka Rp 35,5 milyar itu tumbuh sekitar 37 persen dari tahun sebelumnya. Karena pada tahun 2015 itu hanya sekitar Rp 22 milyar. Ini jauh lebih tinggi daripada pertumbuhan KPP Pratama Mamuju secara keseluruhan yang hanya tumbuh sekitar 7 persen dari tahun 2015 ke tahun 2016. Sehingga proporsi Mateng yang tadinya hanya sekitar 6,23 persen meningkat menjadi 9,29 persen untuk keseluruhan penerimaan di wilayah KPP Pratama Mamuju.

“Itulah kenapa pemikiran untuk mendirikan sebuah pos pelayanan pajak Topoyo,” pungkasnya. (Ra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *