Senin , November 29 2021
Home / Daerah / Hamzah Temui Agus, Selain Ajang Reuni, Juga Bahas Pilgub Sulbar Dan Sulsel

Hamzah Temui Agus, Selain Ajang Reuni, Juga Bahas Pilgub Sulbar Dan Sulsel

8enam.com.-Selain sebagai ajang reuni dengan rekan seperjuangannya di Partai Golkar yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel,  Agus Arifin Nu’mang, Sekretaris Partai Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan juga membahas Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar dan Sulsel, Senin (19/12/ 2016).

Pertemuan ini, menurut Hamzah, selain sebagai ajang reuni sebagai sesama kader Golkar di Sulsel juga sebagai ajang pembahasan kondisi perpolitikan di Sulbar dan Sulsel.

Secara khusus Hamzah dan Agus membahas Pilgub Sulbar yang dihelat pada tahun 2017 dan Pilgub Sulsel yang akan berlangsung pada 2018.

“Pak Agus banyak memberikan masukan tentang strategi cara memenangkan pilgub karena beliau sudah berpengalaman memenangkan pilgub dua kali. Saya memberikan data tentang kondisi politik terkini di Sulbar, lalu Pak Agus memberikan trik dan strategi untuk menguasai medan perang dan memenangkan pertarungan. Kondisi perpolitikan di Sulbar, selalu dalam pantauan politisi di Sulsel karena memang Sulbar dan Sulsel tak bisa dipisahkan,” jelas Hamzah.

Wakil Ketua DPRD Sulbar ini menambahkan, dari pantaun politisi di Sulsel, termasuk Agus Arifin Nu’mang, pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur yang diusung Golkar di Pilgub Sulbar yakni Salim Mengga – Hasanuddin Mas’ud masih memiliki peluang yang cukup besar untuk memenangkan pilgub.

“Pak Agus sebagai kader Golkar tentu punya perhatian terhadap Golkar di Sulbar. Jika struktur Golkar bergerak hingga tingkat bawah dan memanfaatkan sejumlah momen, maka peluang untuk menang cukup besar. Hal ini sudah diterapkan di Sulsel dan hasilnya Syahrul dan Agus bisa menang. Kalau metode seperti ini juga dijalankan di Sulbar, maka kita bisa menang,” jelas Hamzah.

Pada pertemuan ini, Agus juga mengemukakan keinginannya untuk bertarung di Pilgub Sulsel pada tahun 2018 sebagai calon gubernur. Agus sudah mempersiapkan sejumlah infrastruktur untuk menunjang pertarungannya tersebut. Tapi, kemungkinan Agus tidak melalui Partai Golkar karena jika Nurdin Halid betul-betul ingin bertarung di Pilgub Sulsel, maka besar kemungkinan Nurdin yang akan mengendarai Golkar.

“Ini memang dilema karena Pak Agus dan Pak Nurdin sama-sama kader Golkar. Tapi, nantilah kita kita lihat ke depan seperti apa karena Pilgub Sulsel masih lama. Politik itu dinamis, segala kemungkinan bisa terjadi,” kata Hamzah.[clk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *