Selasa , Oktober 27 2020
Home / Daerah / Gelar Pertemuan Dengan Civitas Akademi se-Kabupaten Mamuju, Kapolda Sulbar Sampaikan Ini

Gelar Pertemuan Dengan Civitas Akademi se-Kabupaten Mamuju, Kapolda Sulbar Sampaikan Ini

“Adik-adik yang kami tangkap pada unjuk rasa lalu harusnya ditahan, akan tetapi dengan pertimbangan bahwa mereka masih kuliah sehingga kita lepas dengan catatan wajib lapor”

Mamuju, 8enam.com.-Menyikapi persoalan aksi solidaritas oleh aliansi mahasiswa yang hampir semuanya berujung rusuh bahkan diwarnai pengrusakan, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharudin Djafar menggelar pertemuan dengan Civitas Akademi se Kabupaten Mamuju, Sabtu (28/9/2019).

Pertemuan tersebut berlangsung di Halaman Mapolres Mamuju dihadir Danrem 142 Tatag, PJU Polda dan PJU Korem, Kapolres Mamuju, BEM, Stie Muhammadiyah, Staf Al-Azhary, Unika, Stikes ST Fatimah, Dosen Poltekes Mamuju, Yayasan Stai Al-Azhary, Pers/LSM jari manis, Pembantu rektor 3 Univ. Tomakaka dan tamu undangan lainnya.

Kapold Sulbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sudah menenuhi undangan pertemuan tersebut.

Terkait aksi beberapa waktu lalu, Kapolda menyarankan semua universitas membuat forum sesama pengurus kampus dan yayasan, sehingga ketaatan adik-adik mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi lebih bisa dikontrol.

“Adik-adik yang kami tangkap pada unjuk rasa lalu harusnya ditahan, akan tetapi dengan pertimbangan bahwa mereka masih kuliah sehingga kita lepas dengan catatan wajib lapor,” kata Kapolda.

Untuk itu, pada kesempatan ini Kapolda berharap agar komunikasi tetap terjalin, Saling bersinergi dan saling memberi masukan terhadap perkembangan situasi kedepan.

“Saya yakin melalui pertemuan sederhana ini akan lebih memberikan makna dan hasilnya sesuai dengan apa yang kita butuhkan bersama kedepannya. Mudah-mudahanan kita semua mendapat hikmah dari kejadian yang terjadi belakangan ini,” tutur Kapolda.

Pertemuan yang diwarnai dengan dialog ini juga membahas situasi kamtibmas di Kab. Mamuju.

Ketua Stay Al- Azhary Dr. H. Mahyuddin menyebutkan, di Sulbar ini cuma satu perguruan tinggi islam yakni Unsulbar. Selebihnya dalam bentuk yayasan.

Selin itu pihaknya mengaku tidak pernah mendapat laporan dari kampus bahwa akan ada gerakan.

“Di Mamuju memang belum ada Forum Asosiasi Perguruan Tinggi se-sulbar. Saya sepakat dengan msdukan Kapolda bahwa forum Ini yang harus kita bentuk, Agar forum-forum mahasiswa lebih terkontrol,” ujarnya.

“Ini penting bahwa ada kerjasama antara kepolisian dan pihak kampus dalam mengontrol kegiatan kemahasiswaan,” tuturnya.

Sedangkan dari pihak pembantu rektor 3 Unika Yusran sangat mengapresiasi atas adanya silaturrahmi ini. Disamping itu, pihaknya juga menginginkan silaturrahmi ini tetap jalan jangan nanti ada hal yang tidak diinginkan baru dilakukan hal seperti ini.

Sementara dari BEM Fikom Unika, Afnur Jarani mengatakan, tidak ada keinginan aksi ini menjadi anarkis. Karena sebelumnya sudah disetujui bahwa aksi BEM se kota Mamuju harus kondusif dan tidak seperti kota-kota lain yang berujung anarkis.

“Kami sudah melakukan teklap. Namun saat kejadian aksi sudah diambil oleh OKP. Ini sudah melenceng dari tujuan yang sebelumnya,” tuturnya.

Sementara Dosen Unika MUHLIS mengatakan, terkait masalah tuntutan sudah pasti yakni revisi UU KPK, RUU AGRARIA, RKUHP dan poin2 lainnya.

“Saya ingin menjelaskan bahwa kampus Unika meliburkan mahasiswa itu adalah HOAX. Untuk itu kami sangat setuju terkait pembentukam forum kemahasiswaan. namun saya harap ketika Forum ini terbentuk Jangan matikan kritisisme dan idealisme mahasiswa di Sulbar,” tuturnya.

Pudir I Poltekkes kesehatan mamuju Abdul Ganing dan wakil Ketua 4 STIE Muhammadiyah Mamuju Furwan juga menyampaikan dukungan dan harapannya demi Sulbar yang lebih malaqbi.

Dari dialog silaturahmi tersebut ada dua forum yang harus segera dibentuk yakni Forum Perguruan Tinggi dan Forum Khusus Kemahasiswaan.

Selain itu, seluruh pihak berkomitmen untuk sama-sama menjaga stabilitas keamanan di Mamuju. (HPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *