Jumat , Agustus 23 2019
Home / Daerah / Etape Ke IV Deking-Mamuju, Cahaya Mandar Finish Pertama

Etape Ke IV Deking-Mamuju, Cahaya Mandar Finish Pertama

Mamuju, 8enam.com.-Perahu Sandeq “Cahaya Mandar” yang di sponsori oleh Bupati Mamuju H. Habsi Wahid memimpin Etape ke IV Deking-Mamuju disambut riuh tepuk tangan para penonton, meski tepukan dan suara mereka kalah oleh debur gelombang laut di pantai Manakarra.

Namun ekspresi riang para penonton menambah semangat para awak Sandeq yang sedang memacu perahunya ke daratan, Kamis (15/8/2019).

Pelaksanaan Festival Sandeq Race Sulawesi Barat 2019 mengangkat tema “Lautmu Hidupku” start dari Kabupaten Polewali tepatnya Pantai Bahari pada tanggal 8 Agustus 2019, di dahului pelaksanaan Lomba Segitiga Polewali.

Panitia Sandeq Race mengagendakan rangkaian keseluruhan pelaksanaan lomba tanggal 7 sampai dengan 16 Agustus 2019 yang terdiri dari Empat etape diantaranya, Etape I Polman-Majene, Etape II Majene-Sendana, Etape III Sendana-Deking dan Etape IV Deking-Mamuju.

Pelaksanaan acara penyambutan Festival Sandeq Race Sulawesi Barat 2019 menobatkan Cahaya Mandar sebagai Pemenang yang mengungguli lawan-lawannya.

Tepat pukul 14:06 Mandala Bintang Timur yang di sponsori oleh Kemenpora Dr. H Imam Nahrawi menempati posisi kedua. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Merpati Putih di sponsori oleh Sekda Provinsi Sulawesi Barat Dr. H Muhammad Idris, Posisi ke empat Aim Benar yang di sponsori oleh Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar, dan Diposisi Kelima di raih oleh Cahaya Reski yang disponsori oleh BKKBN Sulawesi Barat, Rita Mariani.

Bupati Mamuju diwakili oleh Sekretaris Daerah H. Suaib dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Manakarra kepada semua peserta lomba dan Selamat kepada para pemenang.

“Festival Sandeq Race atau yang kita kenal dengan lomba perahu Sandeq yang sudah berlangsung puluhan tahun di tanah Mandar ini dan menjadi salah satu budaya maritim yang menarik dan elok di tonton. Lomba perahu layar tradisional Mandar ini sudah terkenal ke penjuru dunia dan masuk dalam daftar 100 event Nasional, karenanya Festival ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan sebagai salah satu kearifan lokal di Tanah Mandar,” kata Suaib.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat Farid Wajdi mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah di lima Kabupaten Sulbar terkhusus Kabupaten Mamuju yang banyak mensupport pelaksanaan kegiatan ini. Ia juga mengatakan bahwa Perahu Sandeq merupakan perahu tercepat di Dunia dan gesit.

“Sandeq Race ini harus kita pertahankan, yang pertama ini adalah satu-satunya warisan kebudayaan Masyarakat Mandar yang paling unik dan tidak ada duanya di seluruh dunia dan kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi. Sudah banyak peneliti yang datang mempelajari Sandeq, kita akan mengatakan bahwa Sandeq akan hidup di Sulawesi Barat,” Imbuhnya (HMS-Irfah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *