Selasa , Oktober 22 2019
Home / Daerah / Demi Buah Kemiri, HDG Harus Berurusan Dengan Polisi

Demi Buah Kemiri, HDG Harus Berurusan Dengan Polisi

 

Mamuju, 8enam.com.-Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat tepatnya di perbatasan Dusun Pangasaan Kecamatan Tapalang Barat dengan Lingkungan Alla-Alla Kelurahan Rangas Kecamatan Simboro, Kamis (19/9/2019) sekitar Pukul 13.15 wita.

Mendapat informasi kebakaran lahan milik salah seorang warga yang sempat merembes kebagian hutan langsung direspon Tim Satgas Karhutlah Kabupaten Mamuju yang terdiri dari Polres Mamuju dan Kodim 1418 Mamuju langsung menuju lokasi kebakaran bersama sejumlah Masyarakat, yang dipimpin Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polres Mamuju.

Kepada laman ini, Kasat Intel Polres Mamuju, AKP Yunus mengatakan, Setibanya dilokasi kebakaran, Satgas Karhutlah menemukan HDG (25warga Dusun Alla’-Alla’ sedang membakar lahan dengan alasan untuk mencari buah kemiri yang tersembunyi tertutupi daun kering.

Agar api tidak melebar, Satgas Karhutlah bergerak cepat memadamkan api. Dan berhasil dipadamkan pukul 17.00 wita degan menggunakan alat seadanya.

“Dari hasil introgasi HDG dilokasi kebakaran, HDG mengaku bahwa ia sengaja membakar kebun miliknya yang ditanami pohon kemiri, sebab buah-buah kemiri yang jatuh ketanah tertutupi daun kering yang jatuh,” terang AKP Yunus.

Selain itu lanjutnya, HDG menerangkan bahwa dibagian sebelah atas lokasinya terdapat hutan yang sudah dibersihkan oleh JN untuk ditanami Padi Ladang dan lombok. Hutan yang sudah dibersih tersebut dibakar oleh JN bersamaan dengan HDG membakar kebun kemiri miliknya.

“Dari hasil interogasi tersebut, Jajaran Polres Mamuju berhasil menyita korek gas milik HDG yang digunakan membakar lahan dan menyita Bensin dalam jerigen yang ditemulan dilokasi JN dekat lokasi yang terbakar,” ujarnya.

Untuk mencegah kebakaran lahan, Satgas Karhutlah menghimbau Masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan atau lahan walaupun itu adalah mililknya.

Sementara HDG melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas bersama lurang dan kepala lingkungan agar dibawa ke Polres Mamuju untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *