Mamuju, 8enam.com.-Gelaran akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat ke-XI Tahun 2026 dipastikan bakal jauh berbeda dan lebih meriah. Di bawah komando visi-misi Gubernur Suhardi Duka (SDK), ajang religius ini sengaja disulap tidak hanya sebagai pusat syiar agama, melainkan juga sebagai motor penggerak ekonomi yang siap memanjakan dompet para pelaku usaha lokal!
Guna mengeksekusi rencana besar tersebut, Biro Pemkesra Setda Sulbar langsung melakukan pergerakan taktis menyerbu Kantor Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Sulbar untuk menyatukan kekuatan, Senin (8/6/2026).
Rencana Besar Dibongkar: Stan Pameran Gratis dan Serbuan Produk Unggulan
Pertemuan krusial yang mempertemukan Analis Ahli Madya Biro Pemkesra, Faisal, dan Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Masriadi Aco, ini langsung membahas skenario pelibatan massal pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai pelosok bumi Malaqbi.
Masriadi Aco menegaskan, dinasnya siap all-out mendirikan stan-stan pameran megah guna mempromosikan produk unggulan daerah secara jor-joran selama event berlangsung.
“Kami siap berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh. Selain menjadi agenda keagamaan yang sakral, kegiatan ini wajib memberikan dampak positif yang nyata terhadap pengembangan UMKM dan perputaran ekonomi daerah!” tegas Masriadi Aco di ruang kerjanya.
Memanfaatkan Ribuan Massa dari Seluruh Kabupaten
Faisal dari Biro Pemkesra membongkar kalkulasi di balik strategi ini. MTQ XI dipastikan akan menyedot ribuan pasang mata, mulai dari kafilah, official, dewan hakim, hingga penonton dari 6 kabupaten se-Sulbar.
Banjir manusia inilah yang dibidik pemerintah untuk menjadi pasar potensial bagi perputaran uang di sektor kuliner, kerajinan tangan, hingga perdagangan lokal.
“MTQ melibatkan banyak peserta dan pengunjung. Momentum langka ini harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kita serta menggenjot aktivitas ekonomi masyarakat bawah,” cetus Faisal.
Kepala Biro Pemkesra: Semua OPD Wajib Ambil Bagian, Sukses Keagamaan Sekaligus Sukses Ekonomi!
Di tempat terpisah, Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, menegaskan bahwa kesuksesan MTQ XI adalah harga mati yang membutuhkan kerja keroyokan seluruh instansi, bukan cuma panitia inti.
Murdanil ingin membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur SDK, koordinasi antar-OPD berjalan sangat cair dan terintegrasi dengan baik.
“Kami berharap setiap perangkat daerah dapat berkontribusi… Dengan kolaborasi yang kuat, MTQ ke-XI tidak hanya sukses secara kualitas religi dan pelayanan kafilah, tetapi juga mampu memberikan dampak kejut yang positif bagi promosi daerah,” pungkas Murdanil optimis. (Rls)
Editor : Ammar







