Sabtu , Desember 5 2020
Home / Daerah / Berantas Penyakit Masyarakat, Polsek Topoyo Kembali Amankan 8 Orang Peamusaji

Berantas Penyakit Masyarakat, Polsek Topoyo Kembali Amankan 8 Orang Peamusaji

Mateng, 8enam.com.-Petugas dari Polsek Topoyo kembali mengamabkan 8 orang pelayan cafe (pramusaji) di dua tempat yang ada di wilayah hukum Polsek Topoyo Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Rabu (28/8/2019) malam.

Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dalam rangka memberantas penyakit masyarakat tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pra Rural Topoyo, IPDA HERMAN, S dengan menyasasar cafe atau tempat hiburan malam dan kos-kosan yang ada diwilayah hukum Polsek Topoyo.

Dua Cafe yang disasar masing-masing cafe milik BS/IN. Dari cafe tersebut diamankan 1 dos minuman keras merk ANKER, 3 dos minuman keras yang berisi botol kosong, 3 orang pramusaji masing-masing berinisial IA (35) warga makassar, LA (2) warga Tapalang Kabupaten Mamuju dan RN (19) warga Desa Pangaloang Kecamatan Topoyo.

Kadis Sosial, Hj. Asmira Djamal memberikan arahan kepada 8 pramusaji

Sementara di Cafe milik UA diamankan 1 dos yang berisi 10 botol minuman keras merk ANKER

Sedangkan Cafe milik TG Polisi mengamankan 5 orang pramusaji masing-masing SE (36) warga Polo pangale Kecamatan Pangale, RI (29) warga Makassar, SW (37) warga Halmahera utara, DS (32) warga Toraja dan MA (22) warga Tubo Selatan Kabupaten Majene.

Semua barang bukti, pemilik cafe, dan pramusaji untuk diamankan di kantor Polsek Topoyo, selanjutnya Kamis (29/8/2019) pagi, Polsek Topoyo menyeragkan ke 8 orang Pramusaji tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten Mateng untuk didata dan dibetikan pembinaan.

Usai meyerahkan 8 Pramusaji ke Dinas Sosial, kepada laman ini Kapolsek Topoyo, IPDA Herman S mengatakan, ke 8 Pramusaji ini diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Mateng untuk didata dan diberikan pembinaan.

“Kedepan, kalau sudah diberikan surat perjanjian lantas masuh mengungali lagi, maka kita akan berikan tindakan tegas, kita masukan dalam sel,” tegas Kapolsek Topoyo.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mateng, Hj. Asmira Djamal menuturkan, ke 8 Pramusaji ini akan didata dan diberikan pembinaab keterampilan, dengan harapan setelag selesai diberikan pembinaan, ke 8 Pramusaji ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan mendapatkan hasil yang lebih berkah.

“Untuk beberapa hari kedepan kita akan berikan pembinaan agar mereka memiliki keterampilan dan bisa meciptakan lapangan pekerjaan dengan hasil yang lebih berkah,” ujar Asmira.

Selain diberikan pembinaan kata Asmira, ke 8 Pramusaji tersebut juga akan diberikan surat perjanjian yang salah satu poinya dalam perjanjian itu adalah tidak akan mengulangi lagi perbuatanya.

“Jika perjanjian itu dilanggar, maka kami serahkan ke pihak Polisi untuk diberikan tindakkan tegas,” pungkas Asmira. (one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *