Selasa , Juli 23 2024
Home / Daerah / Bawaslu Akan Awasi Dengan Ketat Setiap Bansos Jelang Pilkada

Bawaslu Akan Awasi Dengan Ketat Setiap Bansos Jelang Pilkada

Mamuju, 8enam.com.-Setiap Bantuan Sosial (Bansos) yang di salurkan oleh pemerintah jelang Pilkada serentak 2020, akan mendapat pengawasan ketat dari Bawaslu di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

Hal itu di tegaskan Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo pada Coffe Morning menyonsong pemilihan serentak 2020, yang dilaksanakan oleh KPU Prov Sulbar di teras demokrasi kantor KPU Sulbar, Rabu (1/7/2020) kemarin.

Sulfan Sulo mengatakan, potensi pelanggaran terbesar itu terkait dengan bantuan-bantuan. Kenapa, karena banyak sekali bantuan yang di turunkan sekarang oleh pemerintah itu langsung di masyarakat. Nah potensi pelanggaran itu terjadi bisa saja kalau di susupi oleh kepentingan calon, apalagi petahana.

“Jelas sekali di pasal 71 Ayat 3 UU pemilihan. Khususnya, itu ada dua tugas, dimana bantuan-bantuan itu harus di salurkan oleh pemerintah untuk masyarakatnya, tapi ketika di susupi oleh kepentigan politik itu akan menjadi bermasalah dan ini akan menjadi kewenangan Bawaslu,” ungkap Sulfan.

Apalagi konsekuensi hukumnya jelas kata Sulfam, pidananya jalan dan bisa diberi sanksi administrasi berupa pencoretan sebagai pasangan calon, dan ini sudah terbukti di pilkada Makassar kemarin.

“Dan tentu kita berharap hal ini tidak terjadi di wilayah kita ini, yang tiap hari kita bilang Malaqbi’. Karena saya yakin kalau itu terjadi Iya, jangan sampai Malaqbi’ hanya jargon saja, kita harus betul-betul aplikasikan dalam perilaku sehari-hari,” bebernya.

Nah Untuk itu lanjut Sulfan, Bawaslu ini sudah melakukan bantuan surat pencegahan kepada suluruh bupati, dan sudah di sampaikan secara langsung untuk menghindari potensi-potensi pelanggaran, khususnya terkait dengan bantuan ini, kenapa karena kita tidak mau bantuan-bantuan yang murni turun  untuk kemanusiaan itu di susupi oleh kepentingan-kepentingan.

“Itu tentu asas pemilu, asas keadaan, asas keadilan, asas kesetaraan antara peserta Pemilu pasti terganggu di situ, iya kan semangatnya pemilu kita ini bagaimana calon, baik petahana maupun non petahana itu setara, nah kalau ini di susupi itu pasti tidak setara, karena kita sadar betul perilaku-perilaku seperti ini tidak hanya terjadi di waktu kampanye tapi mulai sekarang,” pungkasnya.

“Olehnya itu, hal tersebut akan menjadi konsen dan fokus Bawaslu untuk melakukan pengawasan, terkait bantuan-bantuan sosial mulai saat ini hingga kedepan,” kuncinya. (edo)

Check Also

Polres Mateng Amankan 35 Unit Kendaraan Roda Dua

Mateng, 8enam.com.-Sat Lantas Polres Mamuju Tengah berhasil mengamankan 35 unit kendaraan roda dua dalam Operasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *