Minggu , Januari 16 2022
Home / Daerah / Bangun Citra Diri Positif Secara Natural di Ruang Digital

Bangun Citra Diri Positif Secara Natural di Ruang Digital

Makassar, 8enam.com.-Sebanyak 669 peserta di Makassar, Sulawesi Selatan mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo (26/11/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang dibahas kali ini adalah “Membangun Citra Tanpa Pencitraan di Media Sosial”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Wakil Ketua Siberkreasi Bidang Riset dan Pengembangan Kurikulum, Anita Wahid; Pemengaruh, Dika Kaputra; Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Makassar, Asis Nojeng; dan Pegiat Yayasan Ruang Antara, Ayu Andriyani. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Richard Lioe dari Katadata. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Narasumber pertama yaitu Anita Wahid yang membawakan materi kecakapan digital bertema “Peluang dan Tantangan Kerja bagi Gen-Alfa”. Menurut Anita, media sosial bisa digunakan sebagai sarana untuk membangun jejaring dan meningkatkan keterampilan digital. Citra diri pun bisa ditampilkan lewat media sosial dengan bercerita secara sederhana namun inklusif.

“Jangan lupa pertahankan citra otentik dan tulus, melayani dan mendukung orang lain serta konsisten,” pungkasnya.

Dika Kaputra menyampaikan materi etika digital berjudul “Konten Digital – Yang Boleh dan Tak Boleh”. Ia mengatakan, untuk membangun citra diri positif, pilihlah platform media sosial sesuai kepribadian kita. Selanjutnya, isi dengan jujur hal-hal yang mencerminkan kepribadian, bijak dalam mengunggah foto atau gambar, dan pahami konsekuensi tindakan kita di dunia maya.

“Hindari tindakan yang tanpa tujuan, mengabaikan orang lain dan inkonsistensi saat membangun citra di media sosial,” pesannya.

Sebagai pemateri ketiga, Asis Nojeng membawakan tema budaya digital tentang “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”. Menurut dia, penggunaan bahasa yang baik dan benar penting untuk memudahkan pesan tersampaikan dengan tepat.

“Penggunaan ragam bahasa yang tak sesuai kaidah di dunia maya harus disikapi secara bijak dan permisif, namun tetap tak boleh dianggap benar,” ungkapnya.

Adapun Ayu Andriyani, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Perlunya Perlindungan Hak Paten di Dunia Digital”. Ia mengatakan, hak paten yang termasuk dalam hak kekayaan intelektual bersama hak cipta dan merek, penting untuk melindungi penemuan atau inovasi di bidang teknologi.

“Kesadaran akan hak kekayaan intelektual dan paten perlu ditingkatkan, terlebih di era kemajuan teknologi digital seperti saat ini agar kita terhindar dari jerat hukum akibat pelanggarannya,” ujarnya.

Acara berikutnya adalah sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Sesi ini disambut dengan beragam pertanyaan dari para peserta. Dalam webinar di Makassar tersebut, panitia membagikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta adalah tentang bagaimana memastikan kita telah menghapus konten negatif di media sosial.

Narasumber menjelaskan bahwa jejak digital terekam permanen di internet, meski kita telah menghapusnya. Karenanya, pikir lebih dulu sebelum mengunggah sesuatu di media sosial. Jika sudah terlanjur, akui kesalahan tersebut, sampaikan permintaan maaf, dan perbaiki diri agar tak mengulangi kesalahan serupa di masa depan.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *