Rabu , Juli 15 2020
Home / Daerah / Agar Tidak Hanya Menjadi Slogan, Mamuju Mapaccing Tak Cukup Hanya Dengan Semangat Hamdan Dan Anggotanya

Agar Tidak Hanya Menjadi Slogan, Mamuju Mapaccing Tak Cukup Hanya Dengan Semangat Hamdan Dan Anggotanya

Mamuju, 8enam.com.-Agar tidak hanya menjadi slogan, Mamuju Mapaccing tidak cukup hanya semangat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Hamdan Malik dan anggotanya, tapi butuh dukungan dari semua pihak. Hal itu disampaikan oleh Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid

Habsi menilai kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju dibawah kepemimpinan Hamdan Malik cukup memperlihatkan trend positif, Hamdan dinilai berhasil terus mendorong program Mamuju Mapaccing.

“Hamdan dan semua personilnya tentu harus diapresiasi, tidak hanya oleh Saya selaku Bupati, tapi kita masyarakat Mamuju dengan jalan memberikan dukungan agar keterbatasan kita dalam menciptakan Mamuju yang benar-benar bersih dapat kita atasi,” kata Habsi.

“Kebersihan ini tidak cukup hanya dengan semangat Hamdan dan anggotanya, perlu dukungan kita semua agar program Mamuju Mapaccing tidak hanya menjadi slogan melainkan semangat yang murni lahir dari dan didukung penuh oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas lingkungan Hidup dan Kebersihan, Hamdan Malik ditemui di kompelks pasar sentral Mamuju Kamis, (24/1/2019) mengaku akan tetap berupaya membangun semangat militansi personilnya dengan jalan membangun rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

“Sesekali mereka harus dielus pundaknya, durangkul agar mereka tahu kita selalu ada mendampingi, saya selalu pakai pola itu sehingga mereka juga bersemangat, namun demikian masyarakat juga harus sadar bahwa tenaga mereka sangat terbatas, jadi bantulah dengan tidak membuang sampah sembarangan, kumpul di tempat sampah biar mereka yang selesaikan, ungkap Hamdan.

Pemerintah Daerah terus mencari formulasi terbaik, baru-baru ini pemerintah daerah Kabupaten Mamuju telah mulai menerapkan strategi baru dengan melimpahkan sebagian wewenang DLHK kepada Camat dan Lurah, termasuk pembiayaan dan armada motor tiga roda untuk menjangkau masyarakat ditiap kelurahan. Dengan harapan mereka dapat bertanggung jawab terhadap persoalan sampah diwilayahnya masing-masing, karena lurah dan camat adalah perangkat pemerintah yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. (HMS.MMJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *