Example 300250
DaerahMamuju

Tiap Pagi Siswa Dilarang Pegang HP! Aturan Baru Sekolah di Majene Ini Bikin Kaget, Ternyata Ini Alasannya

×

Tiap Pagi Siswa Dilarang Pegang HP! Aturan Baru Sekolah di Majene Ini Bikin Kaget, Ternyata Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Ada pemandangan tak biasa dalam rutinitas pagi siswa di SMAN 3 Majene dan SMK 2 Majene. Begitu menginjakkan kaki di pintu sekolah dan mengisi absensi kedatangan, seluruh siswa diwajibkan melakukan satu hal: menyerahkan dan mengumpulkan smartphone mereka ke pihak sekolah.

​Kebijakan tegas namun kompromistis ini mendadak mencuri perhatian dan mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar.

​Lantas, apa yang melatarbelakangi lahirnya aturan ketat bagi para pelajar di era serba digital ini?

Lawan Gangguan Digital Demi Konsentrasi Belajar

​Langkah mengandangkan ponsel pintar saat jam belajar ini diambil bukan tanpa alasan. Kadis Kominfo Sulbar, Ridwan Djafar, membeberkan bahwa smartphone memang bak pisau bermata dua. Di satu sisi sangat berguna untuk akses informasi, namun di sisi lain berpotensi besar merusak fokus siswa di dalam kelas.

​“Kami terima laporan dari SMAN 3 Majene dan SMK 2 Majene. Mereka kumpulkan HP siswa saat melakukan presensi kedatangan sekolah,” ujar Ridwan pada Kamis (30/7/2026).

​Menurutnya, penggunaan ponsel yang tak terkontrol di area sekolah terbukti memicu kecanduan, memecah konsentrasi saat guru mengajar, hingga membuka celah paparan konten negatif dan aksi cyberbullying antar-pelajar.

Menindaklanjuti Instruksi Gubernur Sulbar

​Penerapan aturan pembatasan ponsel ini rupanya menjadi tindak lanjut nyata atas arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi melalui Surat Edaran Gubernur mengenai Pengaturan dan Pembatasan Penggunaan Telepon Seluler di lingkungan SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Barat.

​Melalui edaran tersebut, Pemerintah Provinsi Sulbar ingin mengembalikan fungsi utama ruang kelas sebagai tempat interaksi tatap muka yang kondusif, hidup, dan bebas dari distraksi gawai.

Bakal Ditiru Sekolah Lain di Sulbar?

​Inisiatif proaktif dari SMAN 3 Majene dan SMK 2 Majene ini diharapkan dapat menjadi rujukan dan direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di seluruh pelosok Sulawesi Barat.

​Bukan untuk mengekang teknologi, melainkan melatih kedisiplinan agar generasi muda Sulbar bisa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *