Example 300250
DaerahMamuju

Paruh Tahun Selesai, Biro Pemkesra Sulbar Langsung Ambil Tindakan Tegas Ini, Ada Apa?

×

Paruh Tahun Selesai, Biro Pemkesra Sulbar Langsung Ambil Tindakan Tegas Ini, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Menutup lembaran paruh pertama tahun anggaran 2026, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) enggan membuang-buang waktu. Mereka langsung bergerak cepat mengadakan pertemuan tertutup guna membedah rapor kinerja organisasi.

​Langkah taktis ini diwujudkan melalui Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Semester I Tahun Anggaran (T.A.) 2026 Bagian Pemerintahan Umum (PUM). Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, ini digelar di Ruang Rapat Kepala Biro Pemkesra pada Selasa, 7 Juli 2026.

​Bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, rapat ini menjadi wadah penting untuk menguliti habis sejauh mana program kerja yang dicanangkan telah terealisasi, sekaligus memetakan kendala apa saja yang sempat membuat roda birokrasi terhambat di lapangan. Langkah ini juga menjadi pembuktian nyata dalam mengawal arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Rapor Harus Transparan: Evaluasi Bukan Formalitas!

​Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, menegaskan bahwa evaluasi ini adalah bagian sakral dari manajemen kinerja. Ia tidak ingin jajarannya hanya sekadar menggugurkan kewajiban program tanpa melihat dampak riilnya.

​”Melalui evaluasi ini, kita dapat mengetahui sejauh mana program yang telah dilaksanakan memberikan hasil sesuai target yang ditetapkan. Hasil evaluasi harus menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan kegiatan pada semester berikutnya semakin efektif, efisien, dan akuntabel,” tegas Murdanil di hadapan jajarannya.

 

Misi Sukses di Semester II: Apa Saja yang Dikejar?

​Melalui rapat maraton ini, seluruh jajaran pegawai diajak untuk buka-bukaan mengenai masalah teknis maupun non-teknis. Selain mencocokkan angka capaian, ada beberapa poin krusial yang disepakati untuk menghadapi Semester II T.A. 2026:

  • Sinergi Antarpegawai: Mempererat koordinasi internal agar tidak ada lagi ego sektoral yang menghambat program.
  • Percepatan Target: Menyusun strategi jitu sebagai langkah kilat (acceleration) mengejar sisa target yang belum rampung.
  • Solusi Kendala Lapangan: Menampung masukan dan langsung menetapkan solusi agar masalah di semester pertama tidak terulang kembali.

​Dengan rampungnya evaluasi ini, Biro Pemkesra Sulbar menyatakan komitmen penuhnya untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan ke level yang lebih profesional, demi menyokong mimpi besar mewujudkan Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera.

Edi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *