Mamuju, 8enam.com.-Perjuangan berat warga Desa Losso yang selama ini terisolasi dari dunia luar akhirnya resmi berakhir. Tradisi turun-temurun berburu sinyal seluler hingga ke puncak gunung kini tinggal kenangan, berganti dengan kemudahan akses informasi langsung dari depan teras rumah.
Perubahan drastis ini terwujud setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) resmi mengucurkan bantuan fasilitas internet gratis.
Langkah ini merupakan bagian dari program “Sulbar Digital” yang digagas langsung oleh Gubernur Suhardi Duka untuk memerdekakan desa-desa pelosok dari belenggu blankspot.
Kisah Pilu Warga: Naik Gunung Hanya untuk Kirim Kabar
Sebelum jaringan internet gratis ini masuk, urusan berkomunikasi lewat ponsel menjadi barang mewah yang menguras keringat bagi warga Desa Losso.
Nahda, salah seorang warga setempat, menceritakan kembali betapa tersiksanya mereka saat membutuhkan jaringan seluler sebelum adanya intervensi dari Pemprov Sulbar.
”Jadi biasa naik ke gunung (untuk cari sinyal), tapi semenjak ada wifi Alhamdulillah sudah bagus,” ungkap Nahda dengan nada lega.
Urusan Surat-Menyurat Desa Kini Bebas Hambatan
Tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial warga, berkah internet gratis ini dirasakan langsung oleh aparatur desa setempat. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dulunya macet, kini bisa dijalankan dengan lancar.
Sekretaris Desa (Sekdes) Losso, Takbir, mengaku kini jajarannya bisa bekerja jauh lebih taktis dan cepat saat melayani urusan administrasi warga maupun laporan darurat ke tingkat kabupaten.
- Bebas Ongkos: Perangkat desa tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya bensin untuk keluar desa hanya demi mengirim dokumen digital.
- Pelayanan Cepat: Pengurusan surat pengantar, data bantuan sosial, hingga pelaporan administrasi kini bisa rampung dalam hitungan menit.
Misi Besar Kikis Rapor 82 Desa ‘Buta Sinyal’
Tantangan digitalisasi di bumi Malaqbi memang bukan perkara mudah. Berdasarkan data Dashboard PMT Ditjen Infrastruktur Digital Kemenkomdigi RI per Februari 2026, potret keterisolasian digital di Sulbar masih cukup nyata:
|
Status Jaringan Desa |
Jumlah Desa |
Persentase |
|---|---|---|
|
Blankspot Total |
57 Desa |
8,79% |
|
Sinyal Lemah (Weak Signal) |
25 Desa |
3,86% |
|
Total Non-Coverage |
82 Desa |
12,65% |
Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa 82 desa buta sinyal ini menjadi target operasi utama yang akan dituntaskan secara bertahap. Internet gratis diposisikan sebagai fondasi dasar untuk mendongkrak kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif di pedesaan.
”Lewat intervensi program internet gratis yang masif bergulir tahun ini, potret keterbatasan sinyal tersebut perlahan mulai terkikis. Salah satu dampak nyatanya dirasakan langsung di Desa Losso,” pungkas Ridwan. (Rls)
Editor : Ammar







