Example 300250
DaerahMamujuPeristiwa

MENCEKAM! Hutan di Desa Sumare Mamuju Diamuk Si Jago Merah, Petugas Kewalahan Tembus Titik Api!

×

MENCEKAM! Hutan di Desa Sumare Mamuju Diamuk Si Jago Merah, Petugas Kewalahan Tembus Titik Api!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hebat kembali melanda wilayah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Kali ini, kawasan hutan di Dusun Lambagu, Desa Sumare, Kecamatan Simboro, dilaporkan membara sejak Kamis siang (4/6/2026).

​Hingga malam hari, kobaran api dilaporkan masih berkobar dan belum berhasil ditaklukkan sepenuhnya oleh tim gabungan.

​Akses Terputus, Mobil Damkar Tak Bisa Masuk

​Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Sulawesi Barat mengungkapkan bahwa petugas di lapangan menghadapi kendala yang sangat krusial. Lokasi titik api yang berada jauh di dalam kawasan hutan membuat kendaraan pemadam kebakaran mati kutu tidak bisa menjangkau lokasi.

​”Kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya akses menuju titik api sehingga kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau lokasi secara langsung,” rilis laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Sulbar.

​Merespons situasi darurat ini, Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa seluruh pergerakan tim di lapangan berada di bawah komando ketat sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

​”Penanganan bencana terus dilakukan secara terpadu untuk mengutamakan keselamatan masyarakat, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mempercepat respons,” tegas Yasir.

​Teror Berulang di Lokasi yang Sama

​Hingga berita ini diturunkan, ratusan personel gabungan dari BPBD Provinsi Sulbar, BPBD Mamuju, Damkar Provinsi dan Kabupaten, Balai Dalkarhutla, Polri, hingga pemerintah desa setempat masih terus berjibaku melawan api dengan peralatan seadanya.

​Satu fakta mengejutkan terungkap: lokasi yang terbakar kali ini ternyata merupakan titik yang sama dengan peristiwa Karhutla yang terjadi pada 28 Mei 2026 lalu. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan di balik kebakaran berulang ini.

​Bagaimana Kondisi Warga?

​Meski situasi di lapangan sempat mencekam karena api terus menjalar sejak pukul 13.30 WITA hingga malam hari, BPBD memastikan sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Luas lahan yang hangus terbakar dan total kerugian material pun masih dalam proses pendataan intensif.

​Mengingat cuaca yang mulai memasuki musim kemarau ekstrem, BPBD Sulbar mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat.

​”Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun tindakan apa pun yang berpotensi memicu kebakaran,” pungkas Yasir Fattah. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *