Mamuju, 8enam.com.-Langkah serius dalam mengawal kualitas aparatur sipil negara (ASN) terus ditunjukkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Guna mengukur efektivitas dan dampak riil kedisiplinan pegawai, BKPSDMD kembali menggelar Evaluasi Pasca Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan kerja masing-masing.
Agenda yang dimotori oleh Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Manajerial, dan Fungsional BKPSDMD Sulbar ini menjadi penutup dari rangkaian panjang maraton evaluasi serupa yang sebelumnya telah sukses menyisir lima kabupaten, yakni Polewali Mandar, Majene, Mamuju Tengah, Pasangkayu, dan Mamuju.
Dalam seri penutup ini, tim evaluasi melakukan kunjungan langsung (on-the-spot) ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat dan KPU Kabupaten Mamuju, Rabu (3/6/2026). Langkah ini diambil untuk melihat secara objektif bagaimana alumni Latsar mengimplementasikan kompetensi dan nilai-nilai dasar ASN dalam menopang ritme kerja penyelenggara pemilu.
Bukan Sekadar Seremonial, Hasil Latsar Wajib Berkelanjutan
Kepala BKPSDMD Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, menegaskan bahwa data dan masukan yang dihimpun dari kunjungan ke KPU ini akan dijadikan acuan utama untuk merombak serta menyempurnakan cetak biru (blueprint) pelatihan aparatur ke depan agar lebih adaptif terhadap tuntutan zaman.
“Pengembangan kompetensi seorang ASN mutlak tidak boleh berhenti begitu saja setelah sertifikat pelatihan selesai dibagikan. Jauh yang lebih krusial adalah bagaimana nilai-nilai dan kompetensi tersebut diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan guna mendongkrak kualitas pelayanan publik serta performa instansi,” tegas Herdin Ismail.
Selaras dengan Visi Tata Kelola Pemerintahan Suhardi Duka
Herdin menguraikan, pengetatan evaluasi ini berada dalam satu garis koordinasi dengan instruksi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Pemprov Sulbar di bawah nakhoda SDK memang tengah menempatkan penguatan kualitas SDM aparatur sebagai pilar utama dalam membangun sistem birokrasi yang bersih, akuntabel, transparan, dan berorientasi penuh pada hasil (result-oriented).
Melalui hasil akhir evaluasi yang telah rampung di seluruh lokus ini, BKPSDMD Sulbar optimistis dapat mengantongi formula terbaik dalam mencetak generasi ASN baru yang berkinerja tinggi, berintegritas, serta mampu menjadi motor penggerak modernisasi birokrasi di Sulawesi Barat. (Rls)
Editor : Ammar







