Example 300250
DaerahMamuju

Serbu Lapangan Ahmad Kirang! GPM Pemprov Sulbar Obral Bahan Pokok Murah Jelang Iduladha

×

Serbu Lapangan Ahmad Kirang! GPM Pemprov Sulbar Obral Bahan Pokok Murah Jelang Iduladha

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Dinas Pangan Daerah, Pemprov Sulbar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Senin (25/5/2026).

​Langkah taktis ini sengaja digulirkan guna mengamankan stabilitas pasokan sekaligus menjaga harga bahan pangan di tingkat pasar agar tidak meroket.

​Aksi nyata ini sejalan dengan komitmen kuat Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang terus mendorong penguatan program pengendalian inflasi daerah melalui instrumen strategis yang menyentuh langsung isi dompet masyarakat kecil.

Pemerintah Hadir Redam Lonjakan Harga Musiman

​Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menjelaskan bahwa GPM merupakan wujud kehadiran nyata pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Sudah menjadi hukum pasar bahwa setiap kali menjelang hari raya, permintaan komoditas dapur pasti melonjak drastis, yang kerap kali memicu kenaikan harga sepihak.

​“Menjelang HBKN Iduladha, biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok. Karena itu, pemerintah hadir melalui GPM agar masyarakat dapat memperoleh pangan bermutu dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” terang Suyuti.

​Demi menyajikan harga di bawah rata-rata pasar, Dinas Pangan Sulbar merangkul para distributor pangan lokal serta Perum Bulog Cabang Mamuju. Berbagai komoditas pangan esensial pun langsung ludes diserbu warga, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.

Emak-emak Bernapas Lega, Anggaran Dapur Aman

​Digelarnya pasar murah ini tentu langsung disambut penuh sukacita oleh warga Mamuju yang mulai mempersiapkan kebutuhan dapur menjelang hari raya kurban.

​Salah seorang ibu rumah tangga yang ikut mengantre, Nur Aini, mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya program GPM ini. Di tengah fluktuasi harga pasar yang tidak menentu, keberadaan GPM dirasa menjadi penyelamat anggaran rumah tangganya.

​“Alhamdulillah, ini sangat membantu kami karena harga di sini betul-betul lebih murah dibanding di pasar tradisional. Apalagi menjelang Iduladha, kebutuhan memasak untuk keluarga besar semakin banyak,” ungkap Nur Aini dengan wajah semringah.

​Hingga tengah hari, antusiasme masyarakat masih terlihat tinggi di area Lapangan Ahmad Kirang. Warga tampak tertib mengantre demi mendapatkan stok bahan pangan pokok berkualitas dengan harga miring untuk menyambut hari raya dengan penuh ketenangan. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *