Example 300250
DaerahMamuju Utara

Gencarkan Jemput Bola, Samsat Keliling Serbu Perusahaan Sawit Pasangkayu, Raup Rp36,4 Juta Sehari!

×

Gencarkan Jemput Bola, Samsat Keliling Serbu Perusahaan Sawit Pasangkayu, Raup Rp36,4 Juta Sehari!

Sebarkan artikel ini

Pasangkayu, 8enam.com.-Strategi “jemput bola” yang gencar dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menorehkan capaian gemilang. Lewat armada Samsat Keliling yang dikerahkan langsung ke area perusahaan perkebunan sawit PT Unggul Widya Lestari, UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu sukses meraup penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) fantastis sebesar Rp36.437.100 hanya dalam sehari, Senin (25/5/2026).

​Pundi-pundi pendapatan daerah tersebut berhasil diamankan setelah petugas melayani pembayaran pajak untuk sejumlah kendaraan operasional dan pribadi di lokasi, meliputi:

  • ​5 unit truk besar
  • ​1 unit kendaraan minibus
  • ​6 unit kendaraan roda dua (motor) milik perusahaan dan karyawan

​Gerakan aktif ini merupakan buah dari instruksi ketat Kepala Bapenda Provinsi Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, yang intens melakukan pengawasan dan pengarahan harian kepada seluruh UPTD di enam kabupaten agar terus menelurkan inovasi demi mempercepat peningkatan penerimaan daerah.

​Langkah ini juga sekaligus menjadi sokongan nyata terhadap misi besar Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta menghadirkan pelayanan dasar yang merata, berkualitas, dan menjangkau seluruh pelosok wilayah.

Komitmen Layanan: Mudah, Cepat, dan Dekat

​Kepala UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu, Kasfiani Darwis, mengungkapkan bahwa pembukaan posko layanan langsung di kawasan industri ini sengaja dilakukan untuk memangkas birokrasi dan waktu, sehingga wajib pajak tidak perlu lagi repot datang ke Kantor Samsat induk.

​“Kami berupaya memberikan kemudahan bagi semua wajib pajak, baik perseorangan maupun organisasi. Prinsipnya, semua masyarakat harus mendapatkan akses pelayanan yang mudah, cepat, dan dekat,” tegas Kasfiani.

​Ia menambahkan, pendekatan dengan mengetuk pintu perusahaan terbukti sangat efektif untuk mendongkrak kesadaran dan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan, sekaligus mempercepat realisasi target kas daerah.

Bapenda Sulbar Targetkan PAD Stagnan Naik di Tahun 2026

​Senada dengan itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, mengapresiasi kinerja tim lapangan dan menegaskan kembali bahwa era menunggu wajib pajak di balik meja sudah usai.

​“UPTD tidak boleh hanya menunggu di kantor. Harus aktif turun ke lapangan, masuk ke perusahaan-perusahaan, komunitas, hingga pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Kalau ingin penerimaan meningkat, pelayanan harus hadir langsung di tengah-tengah wajib pajak,” pungkas Abdul Wahab.

​Optimasi operasional Samsat Keliling ini menjadi salah satu kartu as dan strategi krusial Bapenda Sulbar dalam menjaga serta mengamankan stabilitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang tahun anggaran 2026. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *