Polman, 8enam.com.-Upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak kendaraan bermotor terus diperkuat lewat kolaborasi lintas sektoral. Bertempat di Kantor UPTD Pelayanan Pajak (Samsat) Polewali Mandar, jajaran Bapenda Sulbar menggelar pertemuan strategis bersama PT Jasa Raharja dan Satlantas Polres Polman, Selasa (05/05/2026).
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Jasa Raharja Mamuju, Rusmin, yang disambut oleh Kepala UPTD Samsat Polman, Syarifah Husni, beserta Kanit Regident Satlantas Polres Polman.
Sinkronisasi Data dan Layanan Terintegrasi
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja tahun 2026, khususnya dalam merumuskan langkah-langkah taktis guna meningkatkan kepatuhan pemilik kendaraan di Bumi Arahu. Fokus utama pembahasan mencakup integrasi data kepemilikan kendaraan hingga efektivitas sistem penagihan di lapangan.
“Sinergi antara Jasa Raharja, Bapenda, dan Kepolisian adalah kunci utama. Kita ingin memastikan sistem pelayanan yang kita berikan semakin terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap perwakilan Jasa Raharja.
Implementasi Visi Tata Kelola Akuntabel
Langkah kolaboratif ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa banyak rencana kerja yang telah disusun secara matang untuk segera dieksekusi bersama para mitra strategis.
“Kolaborasi lintas sektor ini adalah bagian dari langkah besar kita untuk memastikan target pendapatan daerah tercapai secara optimal. Kami akan terus memperkuat koordinasi agar setiap inovasi layanan benar-benar berorientasi pada kepuasan wajib pajak,” tegas Abdul Wahab.
Samsat Polman Sebagai Garda Terdepan
Melalui pertemuan koordinasi ini, Samsat Polman diposisikan sebagai pusat koordinasi strategis di wilayah Sulawesi Barat bagian selatan. Beberapa poin kesepakatan yang akan segera ditindaklanjuti meliputi:
- Penguatan Sosialisasi: Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya SWDKLLJ dan Pajak Kendaraan.
- Optimalisasi Penagihan: Melakukan langkah-langkah persuasif namun tegas kepada penunggak pajak.
- Peningkatan Kualitas Layanan: Mempercepat proses administrasi di loket pelayanan bersama.
Dengan hubungan yang semakin solid antara Bapenda, Jasa Raharja, dan Kepolisian, diharapkan kesadaran masyarakat Polman dalam membayar pajak semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berkontribusi langsung pada percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Barat.
Editor: Ammar







