Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Perubahan Pertama Rencana Bisnis dan Anggaran Badan Layanan Umum Daerah (RBA BLUD) RSUD Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026, Selasa (05/05/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar ini dipimpin langsung oleh Sekprov Sulbar, Junda Maulana, serta dihadiri Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra.
Adaptif terhadap Kebutuhan Layanan Kesehatan
Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menjelaskan bahwa penyesuaian dokumen RBA ini sangat krusial guna memastikan RSUD tetap memiliki fleksibilitas dalam mengelola keuangan di tengah dinamika kebutuhan medis dan fiskal daerah.
“Perubahan RBA ini adalah langkah strategis agar pengelolaan keuangan RSUD sebagai BLUD tetap adaptif terhadap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, namun tetap terjaga dalam koridor tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan,” ujar Ali Chandra.
Implementasi Visi Gubernur SDK
Langkah penguatan perencanaan dan penganggaran ini merupakan bagian dari upaya nyata mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Fokus utamanya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta menjamin ketersediaan pelayanan dasar, khususnya kesehatan, yang berkualitas bagi seluruh lapisan warga.
BPKAD berkomitmen untuk terus mendampingi RSUD dalam hal:
- Penguatan Perencanaan: Menyinkronkan antara target pendapatan dan kebutuhan belanja medis.
- Pengawasan Efektif: Memastikan setiap alokasi anggaran berdampak langsung pada perbaikan fasilitas dan layanan pasien.
- Fleksibilitas Pengelolaan: Memberikan ruang bagi BLUD untuk merespons kebutuhan mendesak tanpa hambatan birokrasi yang kaku.
Optimalkan Kinerja Layanan
Melalui rapat ini, diharapkan penyempurnaan RBA BLUD RSUD dapat segera dituntaskan sehingga operasional rumah sakit berjalan lebih optimal. Dengan pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana, RSUD Provinsi Sulawesi Barat diharapkan mampu meningkatkan kinerja layanannya serta menjadi pilar utama dalam pencapaian target pembangunan kesehatan di Bumi Manakarra.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikelola BLUD RSUD benar-benar dikembalikan dalam bentuk pelayanan kesehatan yang semakin prima dan memudahkan masyarakat,” pungkas Ali Chandra.
Editor: Ammar







