Mamuju, 8enam.com.-Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan birokrasi yang bersih dan melayani kembali diuji. UPTD Pelayanan Pajak (Samsat) Mamuju menerima kunjungan tim evaluator dari Biro Organisasi Setda Sulbar dan Inspektorat untuk menjalani evaluasi lanjutan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Senin (27/04/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari misi besar Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Verifikasi Faktual Standar Pelayanan
Dalam evaluasi ini, tim penilai tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administratif, tetapi juga turun langsung memantau implementasi di lapangan. Tim evaluator, Fatimah, melakukan peninjauan ketat di berbagai lini, mulai dari transparansi sistem administrasi, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga efektivitas inovasi layanan yang telah diluncurkan.
Kasubag Kepegawaian, Erick Friths Grenius, yang mengoordinir kegiatan tersebut, memastikan seluruh proses berjalan sesuai indikator penilaian guna menunjukkan wajah pelayanan publik Sulbar yang profesional.
Wujudkan Birokrasi yang Transparan dan Akuntabel
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas adalah harga mati dalam memberikan kepastian kepada wajib pajak. Menurutnya, Samsat harus menjadi cerminan institusi yang bebas dari praktik pungli dan korupsi.
“Evaluasi ini menjadi cerminan komitmen kita dalam menghadirkan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat. Saya instruksikan seluruh unit kerja bersungguh-sungguh memberikan hasil terbaik demi kemajuan Sulawesi Barat,” tegas Abdul Wahab.
Optimisme Meraih Predikat WBK
Seluruh jajaran UPTD Samsat Mamuju menyatakan kesiapannya untuk memenuhi target indikator penilaian. Konsistensi dalam menjaga integritas di setiap loket pelayanan menjadi kunci utama agar Samsat Mamuju dapat diusulkan meraih predikat WBK tahun ini.
Melalui semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, evaluasi ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas penilaian, melainkan menjadi pemicu bagi setiap pegawai untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, sehingga masyarakat Sulawesi Barat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam menunaikan kewajiban pajaknya.
Editor: Ammar







