Example 300250
DaerahMamuju

Audit Capaian Triwulan I, DKPPKB Sulbar Pertajam Intervensi Kesehatan di Lokus Pasti Padu

×

Audit Capaian Triwulan I, DKPPKB Sulbar Pertajam Intervensi Kesehatan di Lokus Pasti Padu

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat persiapan evaluasi Triwulan I (TW I) untuk membedah capaian indikator kesehatan daerah, Selasa (14/04/2026). Rapat ini difokuskan pada pengukuran kinerja program prioritas di wilayah lokus Pasti Padu guna memastikan intervensi pemerintah berjalan tepat sasaran.

​Evaluasi ini menjadi instrumen krusial untuk memantau progres kesehatan secara terukur dan berbasis data, yang nantinya akan menjadi landasan strategi percepatan pada triwulan berikutnya.

Sinergi dengan Panca Daya dan Quick Wins Sulbar Sehat

​Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari visi pembangunan manusia yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Hal ini selaras dengan Misi ke-3 (Panca Daya) yang menekankan pada pembangunan SDM unggul dan berkarakter.

​Dalam rapat tersebut, DKPPKB Sulbar menekankan pada tiga isu prioritas dalam strategi Quick Wins Sulbar Sehat, yaitu:

  1. Peningkatan Gizi Ibu dan Anak: Sebagai upaya terpadu penanganan stunting.
  2. Dukungan Program Makan Bergizi: Memastikan asupan nutrisi masyarakat terpenuhi.
  3. Target 100% Universal Health Coverage (UHC): Memastikan seluruh warga Sulawesi Barat memiliki akses jaminan kesehatan.

Evaluasi Objektif untuk Dampak Nyata

​Rapat ini juga menjadi wadah konsolidasi lintas program untuk menyamakan persepsi dan mengidentifikasi tantangan teknis di lapangan. Dengan pendekatan evaluasi berkala, diharapkan setiap hambatan dapat segera dicarikan solusinya agar pelayanan kesehatan tetap berjalan merata dan berkelanjutan.

​Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas sangat bergantung pada objektivitas hasil evaluasi di setiap tahapannya.

​“Melalui evaluasi triwulan ini, kita dapat mengukur capaian secara objektif. Kita harus mampu mengidentifikasi langkah perbaikan yang perlu dilakukan agar program kesehatan benar-benar memberikan dampak nyata, terutama dalam penurunan angka stunting dan perluasan akses layanan bagi masyarakat,” tegas dr. Nursyamsi.

Optimalisasi Layanan di Seluruh Wilayah

​Melalui penguatan data dan sinergi internal ini, DKPPKB Sulbar berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan indikator kesehatan masyarakat secara signifikan. Fokus pada Lokus Pasti Padu diharapkan menjadi pemantik bagi keberhasilan pembangunan kesehatan di seluruh wilayah Sulawesi Barat menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Editor:  Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *