Example 300250
DaerahMamuju

Kejar Target WS Kalukku-Karama, Bapperida Sulbar dan BWS V Mamuju Perkuat Sinergi Pengelolaan SDA

×

Kejar Target WS Kalukku-Karama, Bapperida Sulbar dan BWS V Mamuju Perkuat Sinergi Pengelolaan SDA

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Menghadapi tantangan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) di awal tahun 2026, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) V Mamuju resmi memperkuat langkah sinkronisasi. Langkah ini diambil guna mengakselerasi capaian Wilayah Sungai (WS) Kalukku-Karama yang saat ini dilaporkan masih di bawah target.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Kerja Kepala Bapperida Sulbar, Rabu (7/1/2026), Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Hasanuddin, menekankan pentingnya penyelarasan program antara pusat dan daerah agar tidak terjadi ketimpangan progres di lapangan.

Mengejar Ketertinggalan Target 50 Persen

Data hasil sidang pleno November 2025 menunjukkan realisasi Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) WS Kalukku-Karama periode 2016–2035 baru menyentuh angka 29,7 persen. Angka ini dinilai masih jauh dari target ideal yang seharusnya sudah mencapai 50 persen di akhir tahun 2025.

“Penyelarasan program adalah kunci. Kita harus bergerak bersama untuk mengejar target capaian WS Kalukku-Karama yang saat ini masih di bawah 50 persen. Evaluasi dan pengendalian menyeluruh terhadap kegiatan pengelolaan SDA harus dilakukan secara berkelanjutan,” tegas Hasanuddin.

Sinkronisasi Berbasis Lingkungan (Panca Daya Keempat)

Langkah strategis ini merupakan implementasi nyata dari Panca Daya keempat yang diusung oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang tetap berwawasan kelestarian lingkungan hidup.

Sebagai Ketua TKPSDA Kalukku-Karama, Hasanuddin yang didampingi Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan, Arjanto, menyepakati beberapa poin krusial untuk tahun 2026:

Intensitas Sidang: Akan dilaksanakan empat kali sidang utama TKPSDA sepanjang tahun 2026, diawali sidang pimpinan pada akhir Januari.

Revisi Dokumen: Merekomendasikan revisi dokumen pola dan rencana PSDA WS Kalukku-Karama.

Harmonisasi Renstra/Renja: Melakukan sinkronisasi dokumen perencanaan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten agar sejalan dengan target pusat.

Orientasi Kesejahteraan Masyarakat

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor ini, Bapperida Sulbar berkomitmen agar pengelolaan SDA tidak hanya berhenti pada tataran administratif. Pengelolaan air diharapkan menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Sulbar, terutama dalam mitigasi bencana dan pemenuhan kebutuhan air baku. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *