Kamis , Desember 3 2020
Home / Daerah / 24 Pejabat Lingkup Pemkab Mateng Ikuti JOB FIT

24 Pejabat Lingkup Pemkab Mateng Ikuti JOB FIT

Mateng, 8enam.com.-Sebanyak 24 pejabat Lingkup Peemrintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah Mateng mengikuti Ujian Kesesuaian Kompetensi (JOB FIT).

Pelaksanaan JOB FIT Lingkup Pemkab Mateng tersebut kerjasama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan.

JOB FIT yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Senin (17/10/2019), selain diikuti 24 pejabat libgkup Pemkab Mateng, juga diikuti 3 pejabat lingkup Pemkab Mamuju.

Diketahui, pejabat tersebut yang terdiri 24 pejabat tinggi pratama dan 3 Pejabat Eselon III.a, yang akan di laksanakan mulai dari tanggal 7 sampai 8 Oktober 2019.

Kepala BKPP Mateng, Abd Latief Sittaring, mengatakan Job fit yang di laksanakan mulai tanggal 7-8 oktober 2019 ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi para assesort terhadap kesesuaian dan juga untuk menggali, memetakan kembali potensi dan kompetensi yang dimiliki para pejabat, serta untuk memperoleh data informasi yang aktual terkait pemahaman terhadap visi dan misi organisasi pemerintah daerah.

Sementara itu, Sekkab Mateng, H. Askary mengatakan bahwa, uji kompetensi kesesuaian oleh tim Pansel bagi pejabat pimpinan tinggi pratama ini, ingin memberi contoh sebuah budaya organisasi yang baik, terutama memberikan penilaian seperti apa potensi, agar mendorong kebijakan perbaikan indikator indeks profesionalitas.

“Informasi Birokrasi dan Inovasi layanan dimana-mana, semua sektor layanan kita wajib berinovasi untuk memberikan service kepada masyarakat kita, untuk menjawab permasalahan masyarakat kita, ini harus dibarengi dengan nilai kompetensi yang kita miliki,” kata Askary.

“Jadi kita ini mengikuti JOB FIT disamping sebagai persyaratan pertimbangan bapak Bupati untuk melakukan mutasi, ini juga sebagai pembelajaran bagi kita semua,” sambung Askary.

Askary katakan, salah satu rekomendasi BPK khususnya di Mamuju Tengah bahwa, Standar Kompetensi dan SDM baik ditingkat aparatur desa sampai dengan kabupaten itu masih sangat rendah, makanya arah kebijakan Pemda Mateng mulai dari tahun 2020 dan seterusnya akan memberikan ruang untuk peningkatan kompetensi, baik itu Diklat maupum Pendidikan-pendidikan tertentu.

Dia sampaikan, kompetensi yang menjadi poin utama disamping integritas, loyalitas dan lain-lain sebagainya. Kalau yang dilihat dan yang miliki sekarang ini khususnya di Mamuju Tengah itu masih sangat jauh dari harapan.

“Sekarang ini kita memetakan, dimana pejabat-pejabat atau pegawai kita yang punya latar pendidikan sesuai tidak atau korelasi tidak dengan pekerjaan yang sekarang digeluti, sarjana apa yang kita butuhkan untuk tahun-tahun kedepan sesuai dengan arah kebijakan kita,” ungkapnya.

Untuk diketahui, hadir pula pada acara pembukaan tersebut BPSDM Sulsel, Ketua Tim Assesor, Sari Ekawati Syam. (Ysn Hms/one)

Rubrik Ini Dipersembahkan Oleh Kominfo Kabupaten Mamuju Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *