Example 300250
DaerahMamuju

Materi Rahasia Gubernur Bocor! DKP dan Biro Ekbang Sulbar Buru-Buru Satukan Data BPS, Ada Apa?

×

Materi Rahasia Gubernur Bocor! DKP dan Biro Ekbang Sulbar Buru-Buru Satukan Data BPS, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pergerakan taktis di balik layar pemerintahan Sulawesi Barat (Sulbar) kian memanas menjelang perhelatan akbar Business Investment Expo 2026. Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar mendadak dikunci sejak pukul 11.03 WITA pada Rabu (24/6/2026) untuk menggelar rapat teknis bertensi tinggi.

​Pertemuan maraton ini dipimpin langsung oleh Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM, dan Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Sulbar, Firman. Agenda utamanya sangat rahasia dan krusial: melakukan audit serta sinkronisasi radikal terhadap seluruh data potensi investasi daerah sebelum dipaparkan ke hadapan para investor dunia.

​Menyisir Rapor BPS: Jangan Sampai Mempermalukan Gubernur!

​Penyisiran dokumen ini merupakan instruksi langsung dan ketat dari Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Sekprov Junda Maulana. Mereka menuntut promosi investasi bumi Malaqbi tidak boleh menggunakan data bualan, melainkan harus akurat, terukur, dan merujuk penuh pada rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS).

​Poin-poin sensitif yang disisir ketat di atas meja rapat meliputi:

    • Akurasi Data Primadona: Mengunci validitas data sektor kelautan dan perikanan agar materi presentasi eksklusif milik Gubernur benar-benar kredibel di mata investor internasional.
    • Pembersihan Data Cacat: Membabat habis ketidaksesuaian metodologi pencatatan dan langsung berkoordinasi dengan BPS jika ditemukan keganjilan data di lapangan.
    • Skenario Hilangkan Pengangguran: Merancang proyek padat karya dan penguatan UMKM perikanan yang mampu menyerap angkatan kerja lokal secara masif.

​”Jika ada data potensi yang masih memerlukan perbaikan, kita harus segera sinkronisasi dengan pihak BPS agar materi presentasi Gubernur nanti benar-benar valid dan kredibel di mata investor,” tegas Kepala Biro Ekbang Sulbar, Firman.

​Ambil Alih Rantai Pasok Nasional Lewat Proyek Balai Benih

​Bukan sekadar mencocokkan angka, duet DKP dan Biro Ekbang ini juga melahirkan proposal megaproyek baru, yaitu pembangunan hatchery atau balai benih perikanan budidaya prioritas.

​Proyek ini dirancang agar Sulbar bisa memutus ketergantungan benih dari luar daerah, mendongkrak produktivitas nelayan lokal, sekaligus merebut posisi puncak kompetitor rantai pasok perikanan nasional.

​”Data yang kita sajikan di Business Investment Expo nanti harus mencerminkan keseimbangan antara profitabilitas bagi investor dan keberlanjutan ekologis,” tandas Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM.

​Usai mengunci dokumen kelautan, tim Biro Ekbang dilaporkan tidak beristirahat. Mereka langsung bergerak menyerbu Dinas ESDM untuk melakukan operasi pembersihan data serupa. Pemprov Sulbar tampaknya benar-benar tidak ingin menyisakan satu pun celah kesalahan sebelum melepas Gubernur bertarung memperebutkan modal raksasa di panggung expo nasional. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *