Example 300250
DaerahMamuju Tengah

Darurat Kekeringan Mengancam! 20 Desa di Mateng Lumpuh, Bupati Arsal Aras Langsung Ambil Langkah Ekstrem

×

Darurat Kekeringan Mengancam! 20 Desa di Mateng Lumpuh, Bupati Arsal Aras Langsung Ambil Langkah Ekstrem

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Musim kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) kini resmi berubah menjadi status darurat. Tak ingin tinggal diam melihat warganya kesulitan, Pemerintah Kabupaten Mateng memilih bergerak cepat dan total demi menyelamatkan hajat hidup masyarakat.

​Ancaman kekeringan hebat terpantau telah melumpuhkan sedikitnya 20 desa yang tersebar di lima kecamatan. Menanggapi situasi kritis ini, Pemkab Mateng resmi meluncurkan Operasi Satgas Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Senin (10/8/2026).

​Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa ancaman El Nino dan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Lalla’ Tassisara’ tidak bisa dipandang sebelah mata.

Bukan Sekadar Seremonial: “Nyawa Rakyat Harga Mati!”

​Usai memimpin apel siaga di pelataran Kantor Bupati Mateng, Bupati Mateng Dr. Arsal Aras tampak turun langsung memeriksa kesiapan armada dan personel Satgas. Dengan nada bicara tegas dan penuh penekanan, ia memastikan bahwa pembentukan satgas ini bukanlah ajang gagah-gagahan semata.

“Nyawa dan hajat hidup rakyat adalah harga mati! Keselamatan dan perlindungan masyarakat Mamuju Tengah adalah hukum tertinggi. Tidak ada alasan untuk lamban,” tegas Arsal di hadapan seluruh pasukan siaga bencana.

Armada Tempur Dikerahkan, Respons Cepat Jadi Kunci

​Penetapan status darurat ini dibarengi dengan pengerahan seluruh sumber daya daerah. Pasukan gabungan dan armada penyalur air bersih serta penanggulangan karhutla disiagakan penuh untuk menyisir 20 desa terdampak.

​Langkah taktis yang diambil jajaran Pemkab Mateng ini diharapkan mampu menekan dampak kekeringan yang mulai mengganggu aktivitas harian, pertanian, hingga krisis air bersih bagi ribuan kepala keluarga.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *