Senin , Juni 21 2021
Home / Advetorial / Torehkan Sejumlah Catatan Menarik di 100 Hari Kerja, Sutinah : Fokus Selanjutnya Menginplementasikan Visi-Misi Mamuju “KEREN”

Torehkan Sejumlah Catatan Menarik di 100 Hari Kerja, Sutinah : Fokus Selanjutnya Menginplementasikan Visi-Misi Mamuju “KEREN”

Mamuju, 8enam.com.-Genap 100 hari pasca dilantik, kinerja Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi Ado Mas’ud menorehkan sejumlah catatan menarik.

Ditemui usai menggelar pemaparan capaian kinerja program 100 hari kerja, Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Hj. St. Sutinah Suhardi dan Ado Mas’ud kepada wartawan mengatakan, memang di 100 hari kerja Tina-Ado konsentrasi di penanganan bencana gempa dan kasus pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah dengan koordinasi yang baik antara pemkab dan beberapa NGO-NGO sehingga masyarakat kita sudah di intervensi bantuan-bantuan kemanusiaan,” kata Bupati Mamuju usai menggelar kegiatan di Rujab Sapota, Senin (7/6/2021).

Dia juga mengatakan bahwa fokus selanjutnya pihaknya akan menginplementasikan Visi-Misi yang di tuankan kedalam kartu Mamuju “KEREN”.

“Fokus utama kita ya tentunya Visi-Misi Tina-Ado yang kita janjikan sama masyarakat. Jadi kita pelan-pelan, kalau bidang kesehatan alhamdulillah kita sudah ambil alih BPJS Kesehatan dari tanggungan provinsi kemarin, dan kita targetnya oktober tahun ini juga kita akan menargetkan untuk UHC jadi 98 persen masyarakat Mamuju sudah di cover oleh BPJS karena itu salahsatu janji kami di bidang kesehatan,” ungkap Sutinah Suhardi.

Selain bidang kesehatan, sejumlah program unggulan yang tertuan dalam kartu Mamuju KEREN juga akan di realisasikan seperti pendidikan, infrastruktur dan program-program unggulan lainnya.

“Begitupun juga di bidang pendidikan Insya Allah akan ada pemberian beasiswa untuk anak-anak kita yang kuliah di universitas negeri,” katanya.

Keberhasilan capaian kinerja program 100 hari kerja Bupati perempuan pertama di bumi manakarra ini, mendapat apresiasi dari Manger ADRA Indonesia Ray mathias, selaku Program manager Non-Governmental Organization (NGO) yang hingga saat ini masih aktif di kabupaten Mamuju.

“Kabupaten Mamuju salah satu daerah yang benar-benar telah memberikan kemudahan terhadap upaya kami melakukan misi kemanusiaan pasca bencana gempa bumi Sulbar. Baru 100 hari sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah apa lagi jika sudah1000 hari kedepan tentu akan lebih banyak lagi perubahan,” kata Ray Mathias.

Ray mengatakan, pelayanan Pemkab Mamuju selama keberadaanya pasca gempa hingga saat ini semua di gratiskan.

“Pelayanan Pemkab Mamuju dan jajarannya semua di gratiskan, semuanya manis tidak ada yang tidak manis olehnya itu kami ucapkan banyak terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” tutup Ray Mathias. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *