Sabtu , Oktober 24 2020
Home / Daerah / Tenaga Kontrak Keluhkan Lambanya Pembayaran Insentif

Tenaga Kontrak Keluhkan Lambanya Pembayaran Insentif

Mamuju, 8enam.com.-Ratusan Tenaga kontrak pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Mamuju mengeluhkan lambangnya pembayaran insentif.

“Kami baru terima gaji lima bulan, di triulan pertama itu cuma di bayar dua bulan yaitu bulan Januari dan Februari 2020 ini, setelah itu di bayar lagi satu bulan, pada bulan Maret, kemudian di bayarkan lagi langsung dua bulan, April dan Mei,” kata SA, salah seorang staf yang kontrak di kantor Dikpora Kabupaten Mamuju.

Dia juga mengungkapkan, pembayaran honor tenga kontrak baik GTT maupun PTT satu pagu anggaran di Dinas Pendidikan.

“Jadi kami tenaga kontrak yang bekerja di kantor Dinas Pendidikan kabupaten, kalau guru-guru kontrak mulai SD sampai SMP sudah gajian, berarti kami juga sudah gajian itu pak, karena GTT dan PTT khususnya staf di dinas pendidikan satu SK dengan kami,” ujarnya.

Soal lambatnya pembayaran tenaga kontrak PTT dan GTT naungan Dikpora Mamuju SA mengakui tidak tahu menahu apa kendalanya.

“Saya tidak tahu persis apa kendalanya, karena di tahun kemarin tidak seperti di tahun 2020 ini, kalau di tahun 2019 lancar jie pak, di bayar per triulan tapi sekarang selain tidak lancar pembayarannya pun di cicil mungkin karena pengaruh Pilkada,” ucapnya.

“Jujur saja kondisi kami saat ini dalam keadaan harap-harap cemas. Bisa mengharap gaji tapi disisi lain kami juga cemas apakah kami di bayar atau tidak apa lagi pak bupati di akhir bulan ini sudah cuti,” cetus SA saat di temuai di salah satu warkop yang ada di kota mamuju, Senin (21/9/2020) kemarin.

Sementara Kepala Dinas Dikpora Mamuju, Hj. Murniani saat di temui di kantornya, Senin (21/9/2020) membenarkan kalau pihaknya belum membayarkan kepada ratusan tenaga kontraknya, baik guru maupun staf tenaga kontrak di kantornya.

“Iya Itu kan juga proses dek, itu akan di bayarkan semua,” kata Murniani.

Ketika Wartawan menayakan apakah gaji GTT dan PTT akan di masukkan di perubahan anggaran? Kadis Murniani katakan.

“Tidak di lakukan perubahan dia karena memang ada anggarannya.jadi kita sementara buatkan amprah untuk permintaan karena ini hampir berakhir bulan september ya paling tidak kita akan upayakan bulan oktober lah, insya allah kita akan bayarkan,” ucap Murniani. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *