Rabu , Mei 18 2022
Home / Advetorial / Sutinah : Tidak Boleh Lagi Ada Masyarakat Yang Tidak Dilayani Oleh Fasilitas Kesehatan

Sutinah : Tidak Boleh Lagi Ada Masyarakat Yang Tidak Dilayani Oleh Fasilitas Kesehatan

Mamuju, 8enam.com.-Bupati mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, memastikan tidak boleh lagi ada masyarakat yang tidak dilayani oleh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas sampai ke rumah sakit karena semua jaminan kesehatannya telah ditanggung pemerintah daerah lewat BPJS kesehatan.

Hal itu disampaikann oleh Bupati Mamuju, Hjm St Sutinah Suhardi saat menghadiri penyerahan sertifikat Universal Healt Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan, Selasa (12/1/2022).

Disebutkan Bupati, untuk mencapai target UHC atau jaminan kesehatan semesta, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar di mulai dari awal kepemimpinannya ditahun 2021 dengan nilai anggaran lebih dari Rp 35 Milyar, dan semakin ditingkatkan pada tahun ini dengan nilai hampir Rp 60 milyar untuk memberikan jaminan kesehatan gratis melalui kepesertaan BPJS kesehatan yang akhirnya dapat mengakomodir 95 persen masyarakat mamuju dari semua kecamatan yang ada.

“Saya meminta ini bisa disosialisasikan kemasyarakat, terlebih saat ini dengan UHC bukan hanya masyarakat yang tidak mampu yang kita jamin, tapi semua masyarakat mamuju tanpa terkecuali, bahkan pengurusannya sehari bisa langsung di masukkan ke BPJS kalau ada yang sakit,” Sebut Sutinah Suhardi dalam kegiatan yang di hadiri oleh Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal Abdullah, Serta sejumlah Kepala Puskesmas di Kabupaten Mamuju.

“Kita tentu tidak mau lagi ada warga mamuju, yang harus jual motornya cuma karena mau melahirkan, atau ada yang bahkan jual rumah hanya karena mau berobat,” tegas Bupati.

Ditambahkan, selain membawa manfaat kepada masyarakat, intervensi anggaran besar dalam jaminan kesehatan, diakui Sutinah, juga akan berimbas secara positif pada sejumlah sektor lain, termasuk pendapatan daerah yang secara tidak langsung diterima oleh sejumlah sarana kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit melalui klaim BPJS Kesehatan.

“Secara tidak langsung kita juga membantu Puskesmas dan Rumah sakit karena dapat klaim dari BPJS,” tandas Bupati Mamuju.

Atas capaian UHC, Sutinah, juga mengapresiasi BPJS kesehatan yang telah membangun sinergi bersama pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat mamuju, untuk itu ia berharap, lewat gelontoran dana yang cukup besar tersebut akan berbanding lurus dengan pelayanan yang semakin meningkat dari BPJS kesehatan.

Selepas itu, Direktur SDM dan Umum BPJS kesehatan, Andi Afdal Abdullah, sangat mengapresiasi atas komitmen yang dinilai luar biasa dari bupati mamuju dalam upaya memberikan jaminan kesehatan kepada semua masyarakat, ia berharap apa yang dilakukan pemerintah kabupaten mamuju dapat di contoh oleh daerah lain demi memajukan derajat kesehatan masyarakat secara umum.

“Ini adalah political will yang telah dibuktikan oleh bupati mamuju, karena mengalokasikan anggaran yang cukup besar demi layanan kesehatan tentu akan sangat membutuhkan komitmen yang kuat dari pimpinan daerah,” sebut Andi Afdal. (Kominfo Mamuju)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.